KOMPAS.com - Ada beberapa faktor penyebab serangan jantung pada pria yang khas dan tidak ditemukan pada wanita.
Seperti diketahui, serangan jantung terjadi ketika aliran darah yang melewati pembuluh darah arteri koroner tersumbat.
Penyumbatan ini biasanya disebabkan penyempitan atau pengerasan bagian dalam pembuluh darah arteri karena penumpukan plak kolesterol.
Pria dapat terkena serangan jantung 10 tahun lebih awal ketimbang wanita. Untuk meningkatkan masalah kesehatan ini, ketahui penyebabnya.
Baca juga: 5 Gejala Serangan Jantung pada Pria
Dilansir dari Johns Hopkins Medicine, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko pria terkena serangan jantung, di antaranya:
Kadar testosteron rendah selama ini diketahui sebagai penyebab nafsu seks menurun.
Namun, studi membuktikan bahwa rendahnya hormon testosteron pada pria bisa meningkatkan risiko penyakit metabolik dan kardiovaskular, termasuk serangan jantung.
Perlu diingat, sindrom metabolik yang meliputi kadar gula darah tinggi, kolesterol jahat tinggi, dan perut buncit termasuk faktor utama serangan jantung.
Jadi, jika pria mendapati hormon testosteronnya rendah, coba cek kondisi kesehatan metabolismenya.
Pria yang memiliki kadar kalsium tinggi juga berisiko tinggi mengalami serangan jantung di kemudian hari.
Kalsifikasi atau penumpukan kalsium di pembuluh darah arteri jantung bisa membuat pembuluh darah organ vital ini mengeras.
Biasanya, kalsifikasi juga menyebabkan disfungsi ereksi. Untuk itu, pria yang mengalami gangguan ereksi sebaiknya juga melakukan pemeriksaan CT scan untuk menakar kadar penumpukan kalsium di arteri jantung.
Baca juga: 5 Tanda Serangan Jantung Akan Muncul, Tak Hanya Nyeri Dada
Faktor stres, mudah emosi, cemas bisa berdampak buruk pada kesehatan jantung pria.
Stres dan masalah yang mengganggu pikiran bisa membuat pembuluh darah jantung pria mengecil dan tekanan darah melonjak.
Apabila tidak dikontrol, hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa merusak arteri dan membuat pembuluh darah jantung tersumbat, rusak, dan meningkatkan risiko serangan jantung.