Kompas.com - 26/07/2022, 19:01 WIB

KOMPAS.com - Sirosis hati adalah komplikasi atau gejala liver yang sudah memasuki stadium akhir atau tahap parah.

Masalah kesehatan ini bisa mengganggu fungsi hati atau liver. Dilansir dari MedicineNet, hati adalah organ penting yang berguna untuk memproduksi protein, melawan infeksi, mencerna makanan, sampai menyaring racun.

Apabila fungsi hati terganggu, penderita bisa mengalami beragam masalah kesehatan termasuk gampang pendarahan, beberapa bagian tubuh bengkak, batu empedu, gagal ginjal, sampai kanker hati.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada masalah kesehatan ini, kenali apa itu sirosis hati.

Baca juga: Sering Tidak Disadari, Kenali Gejala Awal Penyakit Liver

Apa itu sirosis hati?

Dilansir dari Cleveland Clinic, sirosis hati adalah kondisi ketika jaringan hati yang sehat tergantikan oleh jaringan parut yang merusak hati.

Perlu diketahui, setiap kali hati mengalami peradangan, baik karena penyakit atau konsumsi alkohol berlebihan, liver atau hati akan memperbaiki organnya sendiri.

Proses perbaikan ini membentuk jaringan parut. Semakin sering hati rusak, meradang, atau terinfeksi, semakin banyak jaringan parut yang terbentuk.

Ketika jaringan parut sudah menggantikan jaringan hati yang sehat, organ vital ini tidak dapat bekerja dengan baik.

Pasalnya, jaringan parut dapat menghalangi aliran darah yang mengalir ke hati. Jaringan parut juga bisa menghambat penyerapan nutrisi, hormon, atau racun di hati. Selain itu, produksi protein juga terganggu akibat sirosis hati.

Kondisi seperti ini apabila cukup parah dan berlanjut terus bisa menyebabkan gagal hati sampai memicu kematian.

Baca juga: 9 Ciri-ciri Liver Bermasalah

Siapa saja yang berisiko terkena sirosis hati?

Perlu diketahui, gejala sirosis hati bisa sangat menyakitkan. Penderita bisa merasakan sakit perut hebat terutama di sisi kanan atas.

Selain itu, penderita juga tidak enak badan atau nyeri di sekujur tubuh karena reaksi peradangan.

Ada beberapa kelompok orang yang rentan terkena sirosis hati, di antaranya:

  • Sering mengonsumsi alkohol belebihan
  • Terkena penyakit hepatitis
  • Mengidap diabetes
  • Obesitas atau berat badan berlebih
  • Pengguna narkoba suntik
  • Punya riwayat penyakit liver

Jika Anda termasuk kelompok berisiko, ada baiknya lebih waspada dengan penyakit sirosis hati.

Selain itu, lakukan langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko terkena penyakit ini.

Baca juga: 10 Gejala Liver yang Perlu Diwaspadai

Cara mencegah sirosis hati

Dilansir dari MayoClinic, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah sirosis hati, di antaranya:

  • Hindari minum alkohol, terutama dalam jumlah berlebihan
  • Jaga pola makan sehat
  • Kurangi makanan berlemak dan gorengan
  • Pertahankan berat badan ideal, turunkan berat badan dengan cara yang sehat jika bobot tubuh di atas normal
  • Kurangi juga risiko hepatitis dengan tidak berbagi jarum suntik, pastikan hubungan seks aman dan tidak berisiko, serta dapatkan vaksinasi hepatitis

Setelah mengetahui apa itu sirosis hati, jangan lupa lakukan langkah-langkah pencegahan di atas. Terutama bagi Anda yang termasuk kelompok berisiko.

Baca juga: Apakah Fatty Liver Berbahaya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.