Kompas.com - 16/08/2022, 10:34 WIB

KOMPAS.com - Merasa frustasi atau marah saat ada hal yang menjengkelkan adalah hal yang wajar. Namun, apakah Anda sering marah karena hal-hal sepele?

Menurut psikolog klinis Adam Borland,marah sebenarnya adalah respon emosional yang umum.

"Tekanan dalam kehidupan seperti kekhawatiran akan masa depan atau masalah keluarga, memang bisa membuat kita mudah marah," ucap Borland.

Namun jika Anda mudah sekali marah atau kesal, untuk hal-hal sepele, Anda harus mulai mengkhawatirkan kondisi fisik dan mentak Anda.

Mengenal respon marah

Jika Anda kesal, Anda mungkin menyadari bahwa Anda menjadi mudah marah atau frustrasi.

Seringkali, marah terlihat dan terasa seperti reaksi berlebihan terhadap suatu situasi.

Terkadang, seseorang bisa memberikan respon marah lebih intensi. Bahkan, respon tersebut bisa mereka lampiaskan dengan cara yang konstruktif.

Penyebab mudah marah

Ada beberapa hal yang membuat seseorang menjadi mudah marah. Berikut hal yang membuat seseorang mudah marah:

1. Stres

Stres dalam kehidupan juga bisa membuat kita mudah marah. Ada berbagai stresor yang bisa membuat orang mudah marah, yakni kekhawatiran akan finansial, kesendirian, masalah dalam hubungan, hingga dinamika pekerjaan.

Berbagai stresor tersebut bisa membuat seseorang sulit menjaga suasana hatinya.

2. Kurang tidur

Kurang tidur juga bisa membuat kita sulit mengatur suasana hati.

Gangguan tidur seperti sleep apnea dan insomnia juga bisa membuat Anda pusing dan mudah tersinggung.

Borland menyarankan kita untuk tidur yang cukup hingga tubuh merasa pulih atau segar.

"Meski Anda sudah tidur delapan jam sehari namun Anda bangun dengan rasa lelah, hal itu tanda bahwa Anda butuh tidur lebih banyak," ucap Borland.

3. Efek kafein

Banyak orang memutuskan untuk minum secangkir kopi usai bangun tidur. Pada dasarnya, kafein adalah stimulan yang bisa membangkitkan energi.

Namun, terlalu banyak kafein juga bisa membuat kita mudah marah. Sebab, kafein juga berimbas pada suasana hati kita.

Oleh karena itu, banyak ahli menyarankan agar kita mengonsumsi kafein tidak ebih dari 400 miligram sehari.

4. Kelaparan

Rasa lapar yang berlebihan bisa membuat gula darah turun. Hal ini juga akan berpengaruh pada suasana hati kita.

Ketika gula darah Anda menjadi terlalu rendah, itu memicu aliran hormon, termasuk kortisol (hormon stres) dan adrenalin (hormon lawan atau lari).

Pelepasan kortisol dapat menyebabkan agresi pada beberapa orang.

Gula darah rendah juga dapat mengganggu fungsi otak yang membantu kita mengendalikan impuls dan mengatur dorongan dan perilaku kita.

5. Penyebab medis

Beberapa kondisi medis tertentu juga bisa membuat kita mudah marah, seperti depresi dan gangguan disforik pramenstruasi.

Studi menunjukkan bahwa mudah marah juga dapat dikaitkan dengan episode depresi mayor.

Anak-anak yang mudah tersinggung lebih mungkin mengalami depresi dan gangguan mood saat dewasa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.