Kompas.com - 05/10/2022, 15:01 WIB

KOMPAS.com - Infeksi paru-paru adalah salah satu masalah kesehatan yang rentan menyerang anak.

Jenis infeksi paru-paru pada anak yang kerap menyerang adalah pneumonia (infeksi jaringan dasar utama paru-paru), bronkitis (infeksi bronkus atau saluran udara dari paru-paru ke tenggorokan), dan bronkiolitis (infeksi saluran pernapasan kecil paru-paru).

Untuk diketahui, gejala infeksi paru-paru pada anak terkadang mirip dengan masalah kesehatan lain seperti flu. Padahal, penyakit ini bisa berdampak fatal ketika menyerang sebagian anak.

Baca juga: 3 Penyebab Infeksi Paru-paru Pada Bayi yang Kerap Menyerang

Dilansir dari NHS, infeksi paru bisa menimbulkan gejala parah pada anak di bawah satu tahun, daya tahan tubuhnya lemah, ada masalah tumbuh kembang, di rumah ada perokok, serta kekurangan vitamin A dan zinc.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada penyakit ini, kenali beberapa gejala infeksi paru-paru pada anak yang perlu diwaspadai para orangtua.

Gejala infeksi paru-paru pada anak

Dikutip dari Saripediatri, gejala infeksi paru-paru pada anak tergantung penyebab penyakit, kondisi kesehatan, dan tingkat keparahan penyakit. Namun, secara umum penderita merasakan tanda penyakit seperti:

  • Badan demam
  • Tubuh menggigil
  • Batuk, pilek, dan bersin-bersin
  • Hidung kembang kempis saat bernapas
  • Napas jadi lebih cepat dibandingkan biasanya
  • Saat tidur, sering terbangun seperti tersedak
  • Sesak napas
  • Sakit kepala
  • Gelisah dan rewel
  • Terkadang disertai muntah, sakit perut, kembung, atau diare
  • Pada kasus yang parah bisa disertai mengi atau napas berbunyi

Di beberapa kasus, gejala infeksi paru-paru pada bayi terkadang tidak kentara. Orangtua baru merasakannya ketika bayi sudah mengalami sesak napas parah dan kulit membiru karena kekurangan oksigen.

Baca juga: 10 Gejala Infeksi Paru-paru yang Perlu Diketahui

Cara mendeteksi infeksi paru-paru pada anak

Orangtua yang mendapati gejala infeksi paru-paru pada anak di atas sebaiknya segera membawa buah hatinya periksa ke dokter.

Dokter bisa mendeteksi penyakit ini setelah melihat gejala klinis penyakit. Selain itu, dokter biasanya juga menganjurkan pemeriksaan foto rontgen dada agar diagnosis lebih akurat.

Di beberapa kasus, penderita juga dianjurkan menjalani tes darah untuk memeriksa kuman penyebab infeksi paru-paru pada anak.

Diagnosis tepat penting untuk keberhasilan pengobatan, sehingga infeksi paru-paru pada anak bisa sembuh sampai tuntas.

Perlu diingat, jangan sepelekan gejala infeksi paru-paru pada anak karena terkadang dampaknya bisa parah dan fatal.

Baca juga: 5 Penyebab Infeksi Paru-paru yang Pantang Diselepekan

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.