Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/10/2022, 22:00 WIB

KOMPAS.com - Sperma yang dikatakan sehat biasanya memiliki warna putih atau putih pucat.

Namun, ada beberapa faktor yang akan membuat sperma berubah warna, termasuk menjadi kuning.

Baca juga: 7 Penyebab Sperma Warna Kuning yang Perlu Diwaspadai


Medical News Today menyebutkan beberapa penyebab sperma berwarna kuning, seperti:

  • Bercampurnya urine dengan sperma
  • Penyakit kuning
  • Sel darah putih yang terlalu banyak
  • Penyakit menular seksual, seperti klamidia, herpes, atau gonore
  • Konsumsi makanan tertentu
  • Jarang ejakulasi

Beberapa kondisi tidak perlu dikhawatirkan, namun beberapa yang lainnya perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda dari penyakit yang lebih serius.

Berikut ini adalah cara mengatasi sperma warna kuning dan kapan harus ke dokter.

Cara mengatasi sperma warna kuning

Sperma yang berubah warna menjadi kuning biasanya bukan kondisi yang permanen dan akan hilang dengan sendirinya.

WebMD menyebutkan bahwa cara mengatasi sperma warna kuning akan tergantung pada penyebabnya.

Namun jika penyebabnya adalah bertambahnya usia, dan konsumsi makanan, obat, atau suplemen, biasanya tidak memerlukan penanganan khusus.

Melansir Cleveland Clinic, sperma yang berubah menjadi kuning dan disebabkan oleh kondisi medis tertentu perlu pengobatan khusus.

Dokter biasanya akan memberikan salah satu dari dua jenis obat, seperti:

  • Antibiotik untuk infeksi atau penyakit menular seksual tertentu.
  • Obat antivirus jika penyebabnya adalah infeksi virus.

Baca juga: Cara Mengatasi Sperma Encer dan Kapan Perlu Periksa

Kapan harus ke dokter

WebMD menyarankan untuk mencari tahu penyebab perubahan warna sperma menjadi kuning karena biasanya bisa diidentifikasi sendiri.

Berkonsultasi dengan dokter bisa menjadi solusi terbaik ketika tidak diketahui apa penyebab perubahan warna sperma menjadi kuning.

Cleveland Clinic juga menyarankan untuk segera ke dokter ketika muncul beberapa gejala bersamaan dengan warna sperma kekuningan, seperti:

  • Sakit perut.
  • Kelelahan ekstrem.
  • Urine atau sperma yang berbau tajam.
  • Terus-menerus buang air kecil atau merasa sakit ketika buang air kecil.
  • Sakit punggung bagian bawah.
  • Rasa nyeri ketika ejakulasi.
  • Memiliki tanda infeksi, seperti demam dan kedinginan.
  • Perubahan warna kulit atau mata menjadi kekuningan.

Baca juga: 5 Penyebab Sperma Encer

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+