Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/12/2022, 21:59 WIB

KOMPAS.com - Ada banyak sekali penyebab vagina terasa nyeri, mulai dari masalah kebersihan hingga adanya penyakit tertentu.

Beberapa penyebabnya bisa hilang seiring berjalannya waktu, namun beberapa penyebab lainnya perlu ditangani secara medis.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Vagina Terasa Nyeri

Berikut adalah penyebab vagina terasa nyeri dan cara mengatasinya.

Penyebab vagina terasa nyeri

Dilansir dari Healthline, penyebab umum vagina terasa nyeri adalah infeksi, seperti:

  • Infeksi jamur.
  • Gonore atau kencing nanah.
  • Klamidia.

Selain infeksi, ada beberapa penyebab vagina terasa nyeri lainnya yang disebutkan oleh Medical News Today, seperti:

  • Cedera ringan, seperti terluka karena mencukur bulu kemaluan atau karena proses melahirkan secara normal.
  • Cedera atau kelainan dasar panggul yang disebabkan oleh usia, kehamilan, proses persalinan, hingga inkontinensia urine.
  • Vulvodynia yang penyebabnya belum diketahui tetapi menyebabkan nyeri secara terus-menerus.
  • Kista Bartholin yang menghambat kinerja kelenjar Bartholin yang ada di kedua sisi bukaan vagina.

Baca juga: 4 Manfaat Bulu Kemaluan untuk Kesehatan Organ Intim Wanita

Cara mengatasi vagina nyeri

Cara terbaik untuk mengatasi nyeri vagina adalah dengan mengetahui penyebabnya terlebih dahulu.

Dikutip dari Verywell Health, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter ketika rasa nyeri terasa mengganggu dan tidak kunjung hilang.

Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab vagina nyeri dan memberikan pengobatan yang tepat.

Beberapa kondisi yang menyebabkan vagina nyeri, seperti sedang hamil, menopause, dan memiliki pasangan seksual baru, disarankan untuk langsung menemui dokter.

Selain melakukan perawatan secara medis, ada beberapa cara mengatasi vagina nyeri yang bisa dilakukan sendiri, seperti:

  • Menghentikan aktivitas seksual sementara waktu.
  • Mengaplikasikan pelumas yang lebih banyak ketika melakukan hubungan intim.
  • Menghindari produk yang membuat iritasi kulit.
  • Mengaplikasikan kompres dingin untuk meringankan rasa nyeri.
  • Berendam dengan menggunakan air hangat.

Baca juga: Kenapa Vagina Terasa Nyeri Selama Kehamilan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+