Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/12/2022, 16:31 WIB

KOMPAS.com - Luka diabetes adalah salah satu komplikasi penyakit diabetes yang biasanya muncul pada bagian kaki.

Masalah kesehatan yang dikenal dengan ulkus diabetikum ini apabila tidak dikendalikan bisa menyebabkan infeksi parah sampai perlu amputasi.

Sebelum mengenali beberapa cara mencegah luka diabetes parah, ada baiknya Anda mengenali penyebabnya berikut ini.

Baca juga: Ciri-ciri Diabetes dari Luka yang Muncul di Kulit

Penyebab luka diabetes

Dokter ahli perawatan luka dr Adisaputra Ramadhinara, M.Sc., CWSP, FACCWS menjelaskan, penyebab luka diabetes bisa muncul karena kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) yang tidak terkontrol.

“Hiperglikemia menyebabkan diabetesi tidak dapat merasakan sakit ketika luka,” jelas dokter yang akrab disapa Adi ini ketika berbincang di Health Talk Kalbe Farma, seperti dilansir dari Antara, Selasa (6/12/2022).

Menurut Adi, luka diabetes yang tidak ditangani secara tepat bisa menyebabkan infeksi parah sampai berujung amputasi.

Baca juga: 7 Ciri-ciri Diabetes di Usia Muda, Waspadai Sering Kencing dan Haus

Cara mencegah luka diabetes parah

Dokter Adi menyebutkan, sekitar 85 persen luka diabetes sebenarnya bisa sembuh asalkan ditangani dengan perawatan medis yang tepat.

Ada beberapa cara mencegah luka diabetes parah agar penderita terhindari dari amputasi, antara lain:

  • Hindari segala jenis olahraga yang memungkinkan banyak benturan ke kaki
  • Minimalkan risiko cedera, terutama di bagian kaki
  • Gunakan sepatu atau alas kaki sesuai aktivitas yang dilakukan
  • Saat menggunakan sepatu, pastikan untuk memakai kaos kaki
  • Cek kondisi kaki setiap hari
  • Jika ada luka diabetes, jaga kebersihan dan berikan perawatan tepat sesuai anjuran dokter. Hindari menutup luka dengan kain kasa agar luka tidak jadi tempat berkembang biak bakteri
  • Kontrol gula darah dan penyakit diabetes secara teratur ke dokter

“Jangan lupa juga, jika merasakan gejala luka diabetes pada kaki, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat,” kata dia.

Untuk diketahui, data dari IDF Diabetes Atlas 2021 menunjukkan, jumlah penderita diabetes di dunia diperkirakan mencapai 537 juta orang dengan jumlah kematian sampai 6,7 juta.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber Antara

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+