Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Penyebab Penyakit Paru-paru yang Sering Tidak Disadari

Kompas.com - 21/12/2022, 12:00 WIB
Shintaloka Pradita Sicca

Penulis

KOMPAS.com - Beberapa hal di sekitar kita bisa menjadi penyebab penyakit paru-paru, yang mungkin banyak orang tidak menyadarinya.

Mengutip Lung Foundation Australia, penyakit paru-paru adalah istilah untuk gangguan pada bagian paru-paru kita manapun yang menyebabkan organ ini tidak berfungsi normal.

Baca juga: 11 Cara Meringankan Gejala Penyakit Paru-paru yang Harus Diperhatikan

Penyakit paru-paru bisa terjadi pada siapa pun karena berbagai faktor, seperti:

  • Merokok, pernah merokok, sering terpapar asap rokok
  • Bekerja atau bekerja dalam pekerjaan yang membuat Anda terpapar debu, gas, asap, atau bahan kimia
  • Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit paru-paru.

Beberapa hal tersebut mungkin umum kita ketahui, tetapi masih ada penyebab lainnya yang bisa merusak kesehatan paru-paru kita.

Baca juga: 8 Cara Mengobati Penyakit Paru-paru yang Perlu Diketahui


Penyebab penyakit paru-paru

Dilansir dari WebMD, berikut beberapa hal yang bisa merusak kesehatan paru-paru yang mungkin banyak orang tidak menyadarinya:

  • Paparan radon

Radon adalah unsur kimia berupa gas radioaktif yang terdapat di alam. Gas ini tidak berbau dan tidak berwarna.

Partikel radiokatif ini dapat menyebabkan masalah kesehatan paru-paru yang mematikan, setelah rokok.

Baca juga: Profil Surya Sahetapy, Putra Ray Sahetapy yang Berprofesi Dosen di Amerika

Ketika Anda menghirup atau menelannya paru-paru Anda bisa rusak. Radon bisa berada di sekitar Anda, ketika uranium alami dalam batuan, tanah, dan air terurai.

Lalu, gas ini terkadang juga masuk ke gedung melalui celah retakan di lantai, dinding, atau pipa dan kabel listrik di rumah Anda.

  • Karpet yang kotor

Karpet yang kotor mungkin tidak Anda duga bisa menjadi penyebab kerusakan paru-paru.

Baca juga: Ungkap Kronologi Kasus Nastar Berjamur, Pemilik Clairmont: Kami Dapat Penawaran

Di dalam karpet yang kotor bisa tumbuh dan berkembang jamur, kotoran kecoa, debu, dan gas beracun yang semuanya bisa merusak paru-paru saat terus-menerus terhirup.

Bahan kimia yang digunakan untuk membuat dan memasang karpet juga bisa menimbulkan masalah pada paru-paru Anda.

Jadi, penting untuk memperhatikan kebersihan karpet di sekitar Anda. Disarankan vakum karpet setidaknya 3 kali seminggu dan bersihkan dengan uap setiap setahun sekali.

Baca juga: 12 Makanan untuk Mencegah Penyakit Paru-paru yang Baik Dikonsumsi

  • Pestisida

Pestisida biasa digunakan untuk memusnahkan serangga tanaman pertanian atau perkebunan.

Jika Anda memakan, menyentuh, atau menghirupnya terus-menerus mungkin tanpa Anda sadari bisa menjadi penyebab penyakit paru-paru Anda.

Selain itu, bisa menimbulkan masalah pada saraf, hormon, mata, dan kulit Anda.

Baca juga: Hasil Timnas U17 Indonesia Vs Korea Selatan 1-0, Gol Dramatis Evandra Penentu Kemenangan Garuda Asia

Sehingga, ada risiko lebih tinggi petani mengalami penyakit paru-paru, seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Oleh karena itu, penting untuk petani menggunakan masker, kaca mata, dan pakaian khusus tertutup saat menyemprotkan pestisida.

Lalu, masyarakat juga harus mencuci semua sayuran dan buah sebelum dimakan untuk membersihkan cemaran pestisida.

Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

  • Kembang api

Kembang api biasanya menjadi atribut pesta yang memeriahkan suasana, tetapi di sisi lain benda ini bisa berbahaya untuk paru-paru Anda.

Kembang api yang berwarna-warni dibuat dari berbagai potongan logam, yang akan meledakkan bubuk halus ke udara saat dipantik api.

Jika menghirupnya cukup banyak, bisa memicu gangguan pernapasan, seperti asma dan masalah paru-paru lainnya.

Jadi, disarankan menjauh dari asap kembang api yang mengepul saat melihatnya dan bisa menggunakan masker saat memainkannya.

Baca juga: 8 Obat untuk Penyakit Paru-paru dan Efek Sampingnya

  • Airbag

Airbag biasanya berisi bahan kimia putih yang tidak berbau, yang disebut sodium azide.

Bahan kimia ini yang membantu mendorong tas mengembang dan melindungi Anda dalam kecelakaan mobil.

Namun, bahan kimia ini juga bisa membahayakan untuk Anda saat bocor dan tidak sengaja Anda hirup.

Baca juga: Bantah Uang Kompensasi Dedi Mulyadi Dipotong, Dishub: Itu Keikhlasan Sopir

Bubuk halus ini memicu asma dan gangguan pernapasan lainnya. Jika mengalami paparan tingkat tinggi, dapat menyebabkan paru-paru Anda terisi cairan. Zat ini juga bisa mengiritasi dinding paru-paru Anda.

  • Tepung

Tepung mungkin merupakan bahan adonan kue yang enak saat matang, tetapi bisa berbahaya untuk paru-paru Anda saat terhidup terus-menerus.

Orang yang sering terpapar tepung hampir setiap hari dengan tanpa sengaja terhirup, di kemudian hari berisiko tinggi mengalami gangguan pernapasan, seperti mengi dan sesak napas.

Seiring waktu tepung bisa menjadi penyebab penyakit paru-paru lebih parah tanpa Anda sadari. Jadi, penting menggunakan masker bagi para pembuat kue.

Baca juga: 10 Obat Alami untuk Mencegah Penyakit Paru-paru

  • Peralatan gas

Kompor, oven, dan pemanas ruangan bisa menjadi pemicu masalah kesehatan paru-paru yang mungkin tidak Anda duga.

Saat gas dapur digunakan, bahan kimia yang disebut nitrous oxide, dihasilkan. Proses ini sama seperti saat Anda membakar kayu, minyak tanah, atau batu bara.

Jika bahan kimia itu terhirup banyak dan terus-menerus, bisa memicu gangguan pernapasan, seperti batuk, mengi, dan asma.

Baca juga: Guru Besar UGM Diduga Lecehkan Mahasiswi S1-S3 sejak 2023, Kini Dibebastugaskan

Jadi, penting untuk membuat sirkulasi udara yang baik di dapur dan merawat peralatannya.

  • Kecoak

Kotoran dan potongan tubuh kecoak yang berubah menjadi debu, yang menempel di lantai, tempat tidur, dan furnitur bisa menjadi penyebab gangguan kesehatan paru-paru Anda.

Mungkin Anda menghirupnya tanpa sadar saat bagian itu tersedot penyedot debu.

Itu bisa menyebabkan alergi dan masalah pernapasan, seperti asma.

Baca juga: 3 Jenis Penyakit Paru-paru yang Utama dan Perlu Diwaspadai

  • Bulu dan kotoran burung

Partikel dari bulu dan kotoran burung dapat memicu gangguan pernapasan yang mungkin tidak banyak orang hiraukan.

Ketika Anda menghirup partikel udara dari bulu dan kotoran burung, paru-paru bisa meradang dan mungkin berakhir dengan terbentuknya jaringan parut.

Dokter menyebut kondisi ini sebagai pneumonitis hipersensitivitas.

Baca juga: Kisah Cucu, Istri yang Tertinggal Mobil di "Rest Area" Batang Saat Mudik Lebaran

  • Jamur di pelemebab udara

Pelembab udara adalah barang yang secara umum dianggap aman, karena uap air dapat membantu pernapasan Anda lebih baik.

Namun, alat ini bisa juga menjadi penyebab penyakit paru-paru tanpa Anda sadari.

Itu bisa terjadi, jika pelembab udara Anda tidak terjaga kebersihannya membuat jamur tumbuh.

Baca juga: Klasemen Grup C Piala Asia U17 2025 Usai Skor Indonesia Vs Korsel

Saat pelembab udara yang berjamur Anda gunakan, partikel berbahaya bisa tertiup keluar dan Anda hirup.

Masalah yang sama juga bisa terjadi pada AS dan sistem pemanas.

Jika terpapar, paru-paru Anda akan mengembangkan alergi terhadap jamur dan meradang.

Sehingga, penting untuk rutin membersihkan alat pelembab udara, AC, dan sistem pemanas Anda.

Baca juga: 10 Kebiasaan yang Menyebabkan Penyakit Paru-paru Lebih Parah

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Food

9 Buah yang Bantu Redakan Asam Urat secara Alami

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Food

9 Buah Pelancar BAB yang Bantu Bersihkan Usus Kotor

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

150 Ucapan Idul Fitri 2025 dan Gambar Selamat Lebaran 1446 H buat Dikirim ke Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

50 Ucapan Selamat Idul Fitri 2025 "Taqaballahu Minna Wa Minkum" dan Balasannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Hasil Sidang Isbat: Idul Fitri 2025 Jatuh pada Senin 31 Maret

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

70 Link Download Twibbon Idul Fitri 1446 H Keren untuk Dibagikan ke Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Shalat Ied Bareng Ivan Gunawan, Ruben Onsu: Semoga Saya Istiqomah

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

100 Link Twibbon Idul Fitri 2025 untuk Sambut Lebaran via Media Sosial

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Global

Beli Perhiasan Emas 15 Kg Tunai, Wanita Ini Tuai Kritik di Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Insien Penumpang Merokok di Kabin Pesawat, Garuda Indonesia Tindak Tegas

api-1 . POPULAR-INDEX

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau