KOMPAS.com - Mengi sering kali dialami oleh penderita asma atau gangguan pernapasan lainnya.
Mengutip Cleveland Clinic, mengi adalah suara melengking seperti siulan yang keluar karena napas tersumbat, bisa saat menarik napas (inhale) atau menghembuskan napas (exhale).
Baca juga: Kenali Apa Itu Mengi, Penyebab, dan Tanda-tandanya
Penyebab mengi beragam, tetapi sering kali berhubungan dengan paru-paru, seperti asma, bronkitis, dan penyakit paru obstruktif kronik.
Selain itu, mengi bisa karena alergi, disfungsi pita suara, maupun kebiasaan merokok.
Artikel ini selanjutnya akan mengulas secara ringkas macam cara mengobati mengi.
Baca juga: 20 Penyebab Mengi yang Bisa Terjadi
Mengutip Cleveland Clinic, cara mengobati mengi tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Misalnya seperti berikut:
Baca juga: 13 Cara Mengatasi Mengi Secara Alami dan dengan Bantuan Obat
Namun disarikan dari VerywellHealth dan Healthline, mengi secara umum dapat diatasi dengan pengobatan ala rumahan, sebagai berikut:
Mengi terkadang dapat diredakan dengan menyeruput minuman hangat karena dapat membantu melonggarkan kemacetan di dada dan mempermudah batuk berdahak.
Minuman hangat berkafein, seperti kopi dan teh, dikatakan dapat membantu.
Baca juga: Hasil Timnas U17 Indonesia Vs Korea Selatan 1-0, Gol Dramatis Evandra Penentu Kemenangan Garuda Asia
Minuman berkafein memiliki efek bronkodilatasi ringan, yang membantu saluran udara untuk rileks, sehingga dapat melebarkan kondisnya yang menyempit.
Menurut ulasan pada 2010 di Cochrane Database of Systematic Review, kafein bekerja serupa dengan obat teofilin dan dapat meningkatkan fungsi saluran napas.
Namun, efek itu hanya bekerja hingga 4 jam pada penderita asma.
Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami
Menghirup uap adalah cara tradisional yang bisa mengobati napas berbunyi Anda sementara waktu.
Udara hangat dan lembap bekerja dengan cara yang hampir sama dengan minuman panas, yaitu dengan mengendurkan otot-otot saluran udara dan sumbatan di saluran udara.
Namun, cara ini belum terbukti mengendalikan gejala infeksi saluran pernapasan akut.
Ini tidak bisa menggantikan obat antibiotik yang dianjurkan dokter.
Baca juga: Tanda-tanda Gangguan Pernapasan yang Harus Diwaspadai
Latihan pernapasan dapat bermanfaat bagi penderita mengi dalam bentuk apa pun.
Ada dua latihan khususnya yang mungkin bisa membantu, yaitu:
Merokok adalah salah satu faktor risiko mengi, baik pada diri sendiri maupun orang lain, terutama anak-anak.
Baca juga: Profil Surya Sahetapy, Putra Ray Sahetapy yang Berprofesi Dosen di Amerika
Anak-anak yang terpapar asap rokok memiliki risiko lebih tinggi terkena serangan asma berat dan lebih banyak infeksi saluran pernapasan lain dengan gejala mengi.
Jadi, dengan berhenti merokok dapat menjadi cara pencegahan dan pengobatan mengi ala rumahan.
Tidak hanya menghindari asap tembakau, cara untuk mengobati gangguan pernapasan ini Anda juga perlu menjauhi asap pembakaran lainnya.
Baca juga: Kenali Penyebab Gangguan Pernapasan yang Harus Diwaspadai
Mengi dengan asma, alergi, dan PPOK sering dipicu oleh faktor lingkungan, kimia, atau fisiologis yang menyebabkan bronkokonstriksi dan bronkospasme.
Beberapa pemicu tersebut meliputi:
Mengi dapat dipicu dan diperburuk oleh kelembaban rendah dan partikel udara yang menyebabkan penyempitan bronkiolus.
Humidifier menambahkan kelembapan ke udara, terutama selama musim dingin.
Alat ini juga dapat membantu penderita mengi tidur nyenyak dengan mengurangi kekeringan pada mulut dan hidung, bahkan jika Anda mendengkur.
Beberapa pelembap dilengkapi dengan filter HEPA (High-Efficiency Particulate Absorbing/Air) yang dapat menghilangkan serbuk sari, debu, dan iritasi lainnya dari udara.
Baca juga: 8 Jenis Gangguan Pernapasan dan Gejalanya yang Harus Diwaspadai
Ulasan ilmiah pada 2022 dari penelitian yang ada menemukan bahwa vitamin C berpotensi memiliki efek pelindung pada sistem pernapasan bagi penderita PPOK, karena kandungan antioksidan yang tinggi.
Sehingga, disarankan cara mengobati mengi ala rumahan salah satunya adalah mengkonsumsi makanan mengandung vitamin C, seperti:
Ada juga kemungkinan hubungan antara peningkatan kesehatan pernapasan dengan makanan tinggi vitamin A, D, dan E.
Baca juga: 8 Jenis Gangguan Pernapasan dan Penyebabnya yang Harus Dihindari
Makanan tinggi vitamin A, meliputi:
Makanan sumber vitamin D, meliputi:
Makanan sumber vitamin E, meliputi:
Penderita mengi juga disarankan untuk mengkonsumsi jahe, karena mengandung senyawa anti-inflamasi, antibakteri, dan antivirus.
Anda perlu konsultasi dengan dokter, jika cara mengobati mengi di atas belum bisa menanggulangi kondisi Anda.
Ada kemungkinan Anda membutuhkan tindakan medis untuk mengatasinya.
Baca juga: 10 Makanan yang Perlu Dihindari Penderita Gangguan Pernapasan
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.