Salin Artikel

Olahraga Sebelum Tidur Sebabkan Insomnia, Mitos atau Fakta?

Sayangnya, kesibukan mengerjakan aktivitas sehari-hari membuat banyak orang tak punya waktu berolahraga.

Satu-satunya waktu yang tersisa adalah beberapa saat sebelum tidur.

Tapi, ada pendapat beredar bahwa olahraga sebelum tidur bisa jadi penyebab susah tidur. Benarkah?

Benarkah olahraga sebelum tidur picu insomsia?

Melansir WebMD, olahraga pada dasarnya dapat meningkatkan suhu tubuh dan memacu dekat jantung. Hal itu bisa menyebabkan susah tidur atau insomnia.

Tak pelak, olahraga sebelum tidur memang bisa memengaruhi istirahat di malam hari bagi sebagian orang.

Tapi, beberapa penelitian membuktikan sebaliknya. Olahraga sebelum tidur tidak memengaruhi kualitas istirahat di malam hari.

Bahkan, ada studi menyebut olahraga sebelum tidur yang pas justru bisa membuat tidur semakin nyenyak.

Hal yang perlu diperhatikan, ahli tetap mewanti-wanti tidak semua orang cocok mengerjakan olahraga di malam hari.

Jadi, tetap perhatikan waktu dan jenis olahraga yang tepat sebelum tidur.

Jika olahraga sebelum tidur justru memicu susah tidur, ganti jadwal aktivitas fisik di jam lain mengingat olahraga sangat penting untuk kesehatan.

Melansir Healthline, jenis olahraga yang aman dikerjakan jelang istirahat di malam hari adalah aktivitas fisik dengan intensitas ringan sampai sedang.

Aktivitas fisik ringan sampai sedang dapat membantu Anda tidur lebih cepat dan tidur lebih nyenyak.

Contoh aktivitas fisik ringan sampai sedang yang bisa jadi rutinitas olahraga sebelum tidur antara lain:

Agar lebih bersemangat, Anda juga bisa mengerjakan olah fisik dengan target khusus.

Misalkan olahraga sebelum tidur untuk mengecilkan perut buncit atau olahraga sebelum tidur untuk menurunkan berat badan. 

Hindari jenis olahraga berat atau latihan dengan intensitas tinggi di malam hari.

Seperti disinggung di atas, aktivitas fisik berat justru bisa memicu detak jantung lebih cepat sehingga Anda jadi susah tidur.

Contoh olahraga sebelum tidur yang perlu dihindari yakni lari, banyak melompat, bersepeda dengan kecepatan tinggi, renang cepat, atau angkat beban dengan bobot berat.

Salah satunya, terkait waktu. Usahakan Anda sudah kelar berolahraga setidaknya satu jam atau 1,5 jam sebelum tidur.

Dengan begitu, tubuh punya jeda untuk menurunkan detak jantung dan suhu tubuh.

Tak hanya itu, lamanya olahraga sebelum tidur baiknya juga tidak terlalu lama. Cukup lakukan olah fisik selama 30 menit setiap hari.

Jika sulit mengerjakan olahraga 30 menit setiap hari, upayakan setidaknya bisa melakukan target olah fisik dengan intensitas sedang 150 menit setiap minggu.

Temukan jenis olahraga sebelum tidur yang paling Anda sukai. Jika sudah cocok, tak sulit membangun kebiasaan baik ini.

https://health.kompas.com/read/2020/11/20/200200568/olahraga-sebelum-tidur-sebabkan-insomnia-mitos-atau-fakta

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.