Operasi Plastik untuk Hidup Lebih Baik

Kompas.com - 14/12/2012, 02:23 WIB
Editor

Pentingnya penampilan fisik dalam kehidupan di Korea, juga dibenarkan Aulia Djuanedi (33). Warga negara Indonesia yang sudah delapan tahun tinggal di Korsel ini mengatakan, dalam pengalamannya beberapa kali mencari pekerjaan, dia pernah melihat iklan lowongan pekerjaan sebagai staf pemasaran di sebuah pabrik bumbu-bumbu instan, di mana di dalamnya mensyaratkan tinggi badan dan berat badan tertentu, yang dianggap pabrik tersebut proporsional.

Melihat itu, Aulia pun langsung membatalkan niatnya untuk melamar pekerjaan di perusahaan tersebut. ”Dari iklannya itu, sudah terlihat bahwa untuk posisi staf saja, perusahaan tersebut menginginkan karyawan yang berpenampilan menarik dan langsing, sedangkan saya tidak,” ujarnya terkekeh. Aulia menempuh pendidikan S-2 dan S-3 di Korsel, serta bekerja sebagai guru kursus bahasa Indonesia.

Ashlyn Lee, salah seorang pegawai resepsionis di salah satu hotel di Incheon, Korsel, juga mengatakan hal serupa, seperti Mingkyoung. Ia pun mendambakan operasi plastik demi penampilan menarik. Namun, sayangnya, rencana itu terhenti pada niat karena ibunya tidak merestui.

”Ibu saya termasuk orang kolot. Dia khawatir operasi plastik akan membuat wajah saya berubah aneh saat tua nanti,” ujarnya tertawa.

Ashlyn berpendapat, kecantikan atau keindahan fisik memang menjadi hal penting dalam kehidupan warga Korea. Namun, dia pun menganggap bahwa itu sesuatu yang wajar.

”Bukankah setiap perempuan, di negara mana pun, selalu ingin terlihat cantik dan menarik?” ujarnya. Sama seperti make up, operasi plastik itu dianggapnya sebagai upaya wajar untuk mencapai tujuan tersebut.

Rumah sakit

Matthew Park, Manajer International Health Care Center di Gachon University Gil Medical Center di Incheon, Korsel, mengatakan, setiap hari Gachon University Gil Medical Center menerima tiga hingga empat pasien operasi plastik. Rata-rata pasien datang dengan tujuan ”memperbaiki” wajah dengan cara melebarkan mata, membuat wajah lebih tirus, atau ingin membuat hidung lebih mancung.

”Selain urusan wajah, tahun ini, banyak pasien muda ingin melakukan operasi plastik untuk memperbesar payudara,” ujarnya.

Menurut dia, dalam lima tahun terakhir, operasi plastik ini tampak begitu digandrungi kaum muda. Hal ini terjadi seiring dengan maraknya kontes-kontes idola baru di televisi, yang biasa menampilkan figur muda dengan penampilan menarik, dengan gaya busana mengikuti tren.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.