Kompas.com - 15/08/2013, 06:56 WIB
Selain rutin memeriksakan kehamilan perkaya juga wawasan. shutterstockSelain rutin memeriksakan kehamilan perkaya juga wawasan.
|
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Para ibu hamil disarankan untuk tetap menjaga berat badannya dalam batas yang normal. Ibu hamil yang mengalami kelebihan berat badan dan digolongkan obesitas lebih beresiko memiliki anak yang berumur pendek.

Sebuah penelitian mengungkapkan, anak yang lahir dari ibu obesitas beresiko lebih tiga kali lebih besar untuk meninggal sebelum berusia 55 tahun, dibanding dengan anak yang ibunya memiliki berat badan normal.

Selain itu, anak dari ibu yang gemuk juga 29 persen lebih berisiko dirawat di rumah sakit karena serangan jantung, sesak, dan stroke. Penelitian sebelumnya menunjukkan, ibu yang obesitas beresiko memiliki anak yang rentan gemuk dan juga menderita diabetes.

Salah satu teori menyebutkan, kelebihan berat badan saat hamil menyebabkan perubahan permanen pada kontrol makan dan perubahan metabolisme energi pada janin yang belum dilahirkan. Perubahan ini akan mengakibatkan timbulnya masalah jantung di masa mendatang.

Penelitian tersebut dilakukan tim dari Universitas Aberdeen dan Edinburgh, Inggris, yang menggunakan responden 28.540 ibu hamil. Sekitar 21 persen responden mengalami kelebihan berat badan, sedangan 4 persen menderita obesitas.

Berat badan ibu didata saat pertama kali menjalani pemeriksaan kehamilan. Beberapa tahun kemudian, para peneliti melacak data kematian anak-anak yang lahir tersebut.

Hasilnya, dari sekitar 37.709 anak yang lahir, sekitar 6.551 anak meninggal. Penyebab tertinggi adalah karena sakit jantung, dengan 24 persen pada laki-laki dan 13 persen pada perempuan. Sedangkan kanker menyebabkan kematian pada 1/4 laki-laki dan 2/5 perempuan.

Hasil ini mengindikasikan, anak dengan ibu yang memiliki indeks massa tubuh 30 atau lebih selama kehamilan berpotensi meninggal sebelum berusia 55 tahun.

Dalam laporan yang dimuat dalam British Medical Journal para peneliti menulis, hasil penelitian ini menjadi kekhawatiran kesehatan publik terbesar. Terlebih sekitar 20 persen wanita di Inggris yang berusia subur mengalami obesitas. Sedangkan sepertiga wanita kegemukan.

"Harus dilakukan tindakan agar para ibu muda dan anaknya dapat menjaga berat badan sehingga risiko penyakit kronik tidak diturunkan antar generasi," kata Dr Sohinee Bhattacharya dari University of Aberdeen.

Studi ini juga memperlihatkan pentingnya wanita memulai kehamilan dengan berat badan normal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.