Kompas.com - 12/11/2013, 09:23 WIB
Ilustrasi vitamin C ShutterstockIlustrasi vitamin C
|
EditorAsep Candra


KOMPAS.com - Gula dan garam merupakan dua jenis zat makanan yang kerap kali diimbau untuk dibatasi konsumsinya karena dampaknya yang buruk bagi kesehatan. Namun segala zat gizi yang sehat pun bukan berarti sehat saat dikonsumsi dalam jumlah besar.

Menurut pakar diet dari New York, Cynthia Sass, meskipun suatu jenis nutrisi penting artinya bagi tubuh, namun jika dikonsumsi secara berlebihan bukan berarti lebih baik.  Sass menuturkan lima zat gizi penting yang sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan karena risiko yang mungkin ditimbulkannya :

1. Asam lemak omega-3

Jenis lemak sehat ini diketahui dapat melawan inflamasi di dalam tubuh yang memicu penuaan dan penyakit. Selain itu, penelitian menunjukkan, asam lemak omega-e juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, depresi, dan menjaga kesehatan kulit dan otak.

Hanya saja, sebuah penelitian baru mengatakan, terlalu banyak mengonsumsi zat gizi ini dapat berdampak negatif pada sistem imun dan mengganggu kemampuan alami tubuh dalam melawan infeksi. "Untuk menghindarinya, konsultasikan pola makan Anda pada ahli, khususnya saat Anda merasa perlu minum suplemen omega-3," tandas Sass.

2. Vitamin C

Untuk memperkuat daya tahan tubuh, vitamin C kerap menjadi andalan. Vitamin C juga dapat menjaga kesehatan tulang, gigi, pembuluh darah, dan kulit. Selain itu, vitamin ini juga bermanfaat untuk mencegah penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, dan arthritis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati demikian, sebaiknya orang dewasa tidak mengonsumsinya lebih dari 2.000 mg per hari. Karena jika berlebihan, vitamin C akan memicu kembung, gangguan pencernaan, diare, mual, muntah, heartburn, sakit kepala, insomnia, dan pembentukan batu ginjal.

3. Seng

Seng ditemukan di setiap sel dalam tubuh. Mineral ini penting untuk mendukung fungsi imun, sekaligus penglihatan, penciuman, perasa yang sehat, meregulasi gula darah, metabolisme, penyembuhan, dan menjaga fungsi tiroid.

Halaman:

Sumber Health
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Health
Impotensi

Impotensi

Penyakit
5 Obat Prostat dan Fungsinya

5 Obat Prostat dan Fungsinya

Health
Meningitis

Meningitis

Penyakit
6 Gejala Serangan Jantung Saat Tidur yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Serangan Jantung Saat Tidur yang Perlu Diwaspadai

Health
Acrophobia

Acrophobia

Penyakit
Bisa Sebabkan Masalah Jantung, Kenali 7 Risiko Binge Watching

Bisa Sebabkan Masalah Jantung, Kenali 7 Risiko Binge Watching

Health
Kondrosarkoma

Kondrosarkoma

Penyakit
6 Jenis Kanker yang Bisa Memiliki Gejala Sakit Pinggang

6 Jenis Kanker yang Bisa Memiliki Gejala Sakit Pinggang

Health
Rinitis Alergi

Rinitis Alergi

Penyakit
4 Penyakit Hati yang Harus Diwaspadai

4 Penyakit Hati yang Harus Diwaspadai

Health
Palpitasi Jantung

Palpitasi Jantung

Penyakit
Waspadai, Sering Stres Biisa Turunkan Daya Ingat

Waspadai, Sering Stres Biisa Turunkan Daya Ingat

Health
Rahim Ganda

Rahim Ganda

Penyakit
10 Tanda Depresi yang Sering Kali Tidak Disadari

10 Tanda Depresi yang Sering Kali Tidak Disadari

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.