Kompas.com - 30/03/2014, 10:09 WIB
Warga pasien Kartu Jakarta Sehat menjalani perawatan di ruang IGD Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara, Senin (27/5/2013). Permintaan warga akan layanan kesehatan di rumah sakit tersebut tinggi sehingga ruangan IGD dipenuhi warga. WARTA KOTA / ANGGA BHAGYA NUGRAHAWarga pasien Kartu Jakarta Sehat menjalani perawatan di ruang IGD Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara, Senin (27/5/2013). Permintaan warga akan layanan kesehatan di rumah sakit tersebut tinggi sehingga ruangan IGD dipenuhi warga.
|
EditorWardah Fajri
PADANG, KOMPAS.com- Pelayanan dengan ukuran tertentu (standarisasi) menjadi kunci sukses pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari rumah sakit kepada pasien. Standar JKN yang jelas memungkinkan pasien dengan diagnosis sama mendapat layanan yang setara. Dengan adanya standarisasi, pelayanan JKN juga akan lebih efektif karena pasien hanya melakukan pemeriksaan yang penting baginya.

Dengan begitu, rumah sakit lebih mudah menyediakan sumber daya dan memperkirakan biaya yang digunakan dalam pelayanannya. Standarisasi ini tak bisa asal dan harus disusun berdasarkan rekomendasi dokter dan sumber daya yang tersedia di fasilitas kesehatan.  


"Di rumah sakit, kami membuat standardisasi dengan mengumpulkan dokter dan tenaga kesehatan lain yang bersangkutan. Selanjutnya pedoman ini digunakan untuk penegakan diagnosis dan pilihan paket pengobatan dalam INA-CBG's," kata Kepala Bagian Marketing dan Pelayanan Rumah Sakit Yos Sudarso, Padang, Helen Permata.  

Standardisasi memungkinkan penegakkan diagnosis lebih cepat dan akurat. Untuk pasien rawat jalan dengan gejala sederhana, seperti demam tipus, penegakan diagnosis membutuhkan waktu kurang dari satu minggu. Standardisasi juga dilakukan pada pasien rawat inap yang membutuhkan pemeriksaan penunjang. Sementara tim penegakan diagnosis, disebut DPJP, merupakan gabungan dari seluruh spesialis yang ada di fasilitas kesehatan.

"Untuk penegakan diagnosis kami mengharuskan catatan rinci," ujar Helen.   Catatan rinci, lanjut Helen, akan memudahkan pemilihan paket penyembuhan dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan. Catatan ini juga memudahkan bila pasien membutuhkan penanganan dokter spesialis lain terkait penanganan penyakit. Dengan adanya standarisasi dan pedoman, pasien JKN bisa dilayani dengan cepat dan berkualitas.

"Pada akhirnya catatan, pedoman, dan standar memudahkan rumah sakit melakukan kendali mutu dan kendali biaya. Apalagi seluruh catatan kami integrasikan sehingga rekam medis pasien bisa lebih mudah diperoleh dengan cepat. Untuk melakukan keduanya kami memang harus bekerja ektra cepat dan efisien," kata Helen.


Kondisi darurat
Menurut Helen, adanya pedoman dan standardisasi tidak lantas mengurangi pelayanan pada pasien, terutama pada kondisi darurat.
"Pasien yang datang dalam keadaan payah tetap kami layani, baru setelah itu diperiksa lebih lanjut untuk penegakkan diagnosis," katanya.
 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Penis Gatal
Penis Gatal
PENYAKIT
Nyeri Ulu Hati
Nyeri Ulu Hati
PENYAKIT
Nyeri Haid
Nyeri Haid
PENYAKIT
Gastroparesis
Gastroparesis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
Prolaktinoma

Prolaktinoma

Penyakit
Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.