Kompas.com - 17/06/2014, 16:31 WIB
Agar tetap segar,jamur ini harus disimpan dalam kantong kertas, handuk,atau kain yang kering. shutterstockAgar tetap segar,jamur ini harus disimpan dalam kantong kertas, handuk,atau kain yang kering.
|
EditorLusia Kus Anna


KOMPAS.com -
Hidangan berbahan jamur bukan sesuatu yang asing buat kita. Jamur adalah tumbuhan kaya protein dan rendah kalori. Di samping itu masih ada muatan gizi zinc, zat besi, vitamin, mineral dan serat.

Khasiat jamur yang menyembuhkan sudah dikenal kedokteran tradisional Cina sejak ribuan tahun silam. Dalam tradisi penyembuhan kuno itu terdapat lebih 200 spesies jamur yang digunakan untuk penyembuhan. Menariknya lagi, seperempat dari spesies jamur berkhasiat obat itu punya kemampuan memerangi tumor.

Semua jenis jamur memiliki kandungan yang membersihkan tubuh. Situs naturalnews mengungkapkan jamur mengandung zat bernama germanium. Germanium adalah zat gizi yang membantu meningkatkan efisiensi oksigen di dalam tubuh. Germanium juga membantu tubuh menghadapi paparan racun dari lingkungan dan membantu meningkatkan kemampuan tubuh melawan bibit penyakit.

Kandungan penyembuhan jamur ada pada senyawa bernama polisakarida. Zat ini memungkinkan jamur mendongkrak kekebalan tubuh dan memerangi pertumbuhan tumor. Selain itu , jamur juga kaya akan kandungan asam amino, riboflavin, vitamin B, C, K, dan asam pantotenik.

Aneka jamur menyehatkan ini bisa dikonsumsi dalam masakan sehari-hari. Beberapa jamur juga sudah dijual dalam bentuk suplemen. Berkonsultasilah dengan dokter sebelum mengonsumsi suplementasi jamur. Terlebih lagi ketika diminum bersama dengan obat resep dokter.

Jamur Shiitake
Jamur shiitake adalah hidangan yang sangat lezat untuk dimakan sehari-hari. Dalam tradisi penyembuhan di Asia, jamur shiitake dipakai selama berabad-abad untuk meningkatkan kesehatan, mencegah stroke dan memperbaiki sirkulasi darah.

Jamur shiitake juga mengandung lentinan, zat yang telah terbukti efektif untuk mengatasi kerusakan kromosom yang disebabkan pengobatan antikanker. Di Jepang lentinan yang dimurnikan sudah digunakan untuk mengobati kanker dan mengatasi efek kemoterapi.
Di samping itu, jamur shiitake juga mengandung eritadenine. Zat ini diperkirakan bisa mengurangi kadar kolesterol lewat fasilitasi pembuangan lemak.

Zat lain yang berguna mencegah kanker dalam jamur shiitake adalah lentinula edodes mycelium (LEM). Selain mencegah kanker, LEM juga bisa mencegah tekanan darah tinggi, penyakit infeksi dan hepatitis.

Ada beberapa efek samping dari konsumsi jamur shiitake untuk pengobatan. Di antaranya adalah iritasi kulit dan diare. Orang yang sedang mengonsumsi pengencer darah sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi jamur shiitake karena jamur ini mengandung senyawa antipembekuan darah.

Jamur Reishi
Jamur reishi sering disebut obat untuk kaisar karena manfaat penyembuhannya untuk kaisar dan keluarganya. Tradisi penyembuhan Cina menggunakan jamur reishi untuk aktivitas antibakteri, antiradang dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X