Teknologi 6 Dimension Z-LASIK Wujudkan Kembali Mata Normal Anda

Kompas.com - 30/06/2014, 09:10 WIB
- -
Penulis advertorial
|
Editoradvertorial

Apakah Anda seseorang yang membutuhkan kacamata untuk membantu penglihatan menjadi lebih baik? Jika iya, apakah Anda merasa nyaman? Untuk sebagian orang, kondisi ini mungkin diterima karena dianggap bagian dari kekurangan mata yang dialami. Kacamata memang membantu penglihatan, tapi kenyamanannya ditentukan oleh ukuran refraksi (minus, plus dan silinder) mata, semakin besar ukurannya tentu semakin tebal lensa yang berarti semakin tidak nyaman.    

Menyiasati fisik kacamata, lensa kontak menjadi pilihan berikut yang dianggap lebih praktis. Alat bantu optik ini mampu membantu penglihatan Anda tanpa harus mengorbankan penampilan. Namun, karena penggunaannya langsung bersinggungan dengan kornea mata menjadikannya sangat sensitif, diperlukan penanganan khusus dalam penggunaannya. Mulai dari cara pasang maupun penyimpanan. Bila terjadi salah penanganan tak jarang bisa menyebabkan risiko iritasi mata.

Nah, bila Anda yang menginginkan penglihatan lebih baik tanpa kacamata maupun lensa kontak, tindakan LASIK (Laser Assisted In-Situ Keratomileusis) bisa menjadi solusi optimal masalah penglihatan Anda. Sebetulnya LASIK telah lama dikenal dan populer di kalangan masyarakat, tapi belum banyak yang mengetahui bagaimana prosedur dan teknologi LASIK.

Awal kemunculannya LASIK masih menggunakan pisau bedah, tapi seiring berjalannya waktu teknologi LASIK semakin berkembang dengan penggunaan sinar laser. Metode ini jauh lebih baik karena menghasilkan sayatan yang jauh lebih halus, tipis, cepat dan akurat/presisi. Saat ini telah muncul teknologi 6 Dimension Z-LASIK yang digunakan oleh rumah sakit mata Jakarta Eye Center (JEC). 6 Dimension Z-LASIK merupakan generasi terbaru Laser Excimer, yaitu LASIK tercepat di dunia dengan tingkat akurasi tinggi dengan keamanan lebih baik.

Dr. Setiyo Budi Riyanto, SpM (Direktur Medik JEC@Kedoya)


6D Z-LASIK menggabungkan kecepatan ablasi kornea yang sangat tinggi dengan sistem pelacak turbo aktif dalam 6 dimensi gerakan mata. Itu berarti bila mata pasien bergerak tak beraturan sekalipun, sinar laser tetap bekerja ditempat yang tepat. Hadir dengan kecepatan 750Hz teknologi ini sangat unggul menghilangkan minus, plus maupun silinder.

Syarat dan kandidat 6D Z-LASIK diantaranya:

- Disarankan pasien berusia minimal berusia 18 tahun untuk mendapatkan tindakan LASIK, hal ini berkaitan dengan stabilitas perubahan mata dan kurang disarankan dilakukan di bawah usia tersebut.

- Kedua mata harus dalam keadaan sehat (dokter akan memeriksa terlebih dahulu kondisi memungkinkan mata sebelum tindakan LASIK).

- Melepas soft contact lens dan hard contact lens 14 hari selama 30 hari berturut-turut sebelum tindakan LASIK.

- Tidak sedang hamil atau menyusui.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sakit Kepala Sebelah Kiri: Penyebab dan Cara Menghilangkannya

Sakit Kepala Sebelah Kiri: Penyebab dan Cara Menghilangkannya

Health
Idealnya, Sperma Harus Keluar Berapa Kali dalam Seminggu?

Idealnya, Sperma Harus Keluar Berapa Kali dalam Seminggu?

Health
Tanpa 6 Organ Tubuh Ini, Manusia Masih BIsa Hidup Normal

Tanpa 6 Organ Tubuh Ini, Manusia Masih BIsa Hidup Normal

Health
6 Bahaya Karang Gigi Jika Dibiarkan Menumpuk

6 Bahaya Karang Gigi Jika Dibiarkan Menumpuk

Health
4 Tanda Kesalahan Cara Menyikat Gigi

4 Tanda Kesalahan Cara Menyikat Gigi

Health
7 Cara Cepat Menghilangkan Jerawat

7 Cara Cepat Menghilangkan Jerawat

Health
5 Cara Turunkan Risiko Kanker Paru

5 Cara Turunkan Risiko Kanker Paru

Health
Jumlah Kalori dalam Donat

Jumlah Kalori dalam Donat

Health
Pedoman Screen Time pada Anak Balita dari WHO

Pedoman Screen Time pada Anak Balita dari WHO

Health
Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas

Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas

Health
Tips Cegah Stres saat WFH di Masa Pandemi Covid-19

Tips Cegah Stres saat WFH di Masa Pandemi Covid-19

Health
Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Jerawatan

Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Jerawatan

Health
Sperma Encer: Penyebab dan Cara Mengatasi

Sperma Encer: Penyebab dan Cara Mengatasi

Health
Makanan yang Tidak Boleh Dimakan saat Diet

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan saat Diet

Health
5 Alasan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan Belum Boleh Diberi MPASI

5 Alasan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan Belum Boleh Diberi MPASI

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X