Kompas.com - 13/08/2014, 09:53 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

TANYA:

Saya setiap hari pergi ke tempat fitness, BB saya 80kg dan TB 170cm. saya dianjurkan untuk memakan makanan high protein low carbo.
 
Pertanyaannya: makanan apa saja yang high protein? Bagai mana menghitung kalori makanan yg akan kita makan? Pola diet sehat apa sih yang menunjang high protein makanannya? - yang dimaksud dengan over traning itu apa? dan apa akibatnya apabila kita over traning dan bagaimana mencegahnya? Gizi apa saja sih yg dibutuhkan tubuh perharinya? Terima kasih.
Septian (18), Bekasi

JAWAB:
Ananda Septian di Bekasi,
Dari data yang ananda berikan, jika saya hitung IMT (indeks masa tubuh) sekitar 27,68 kg/m2 termasuk dalam kriteria obesitas (kegemukan). Adapun BB ideal untuk ananda sekitar 63 kg.

Apa yang sebaiknya anada lakukan ? tentunya menurunkan BB melalui pengaturan antara asupan dan pengeluaran energi supaya berada dalam keseimbangan. Maksudnya jumlah makanan yang ananda makan harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dengan berat 63 kg, dengan memperhitungkan semua aktivitas (termasuk olahraga) yang dilakukan.

Saya akan menjawab pertanyaan ananda satu per satu:
• Makanan apa saja yang high protein ?
Yang dimaksud dengan makanan high protein adalah makanan yang mengandung kadar protein lebih tinggi dibanding makanan lainnya. Biasanya lebih ditujukan pada komposisi makanan dimana komponen protein bisa mencapai lebih dari 30% (dalam diet seimbang komponen protein sekitar 15-20% dari kebutuhan kalori total).

Untuk mencapai keadaan ini, lebih banyak diberikan bahan makanan yang dikenal sebagai sumber protein, bisa berasal dari produk hewani maupun sumber nabati. Biasanya makanan yang sering dianjurkan berupa daging ayam tanpa kulit, putih telur, susu, tahu maupun tempe. Tabel di bawah ini tercantum kadar protein dari tiap sumber protein :

Bahan makanan hewani    (Jumlah protein/porsi )
Daging ayam tanpa kulit    (7 g/40g daging)
Putih telur        (5 g/butir)
Daging sapi       ( 7 g/35 g daging)   
Ikan             (7 g/40 g ikan)
Udang             (7 g/35 g udang)
Daging kambing        (7 g/40 g daging)
Corned sapi        (7 g/45 g daging)   


Bahan makanan nabati    Jumlah protein/porsi
Kacang tanah        5g/15 g kacang
Kacang merah        5g/20 g kacang
Kacang hijau        5g/20 g kacang
Tahu            5g/110 g tahu
Tempe            5g/50 g tempe
Kacang tolo        5g/20 g kacang
Susu sapi rendah lemak    7g/200 g susu

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

•    Bagaimana menghitung kalori makanan yang akan kita makan ?
Ada berbagai cara yang digunakan untuk menghitung jumlah kalori makanan yang akan dikonsumsi:
- Menggunakan berat, mula-mula makanan ditimbang dahulu lalu dikira-kira menggunakan ukuran rumah tangga (seperti gelas, sendok makan, sendok teh) dan disesuaikan dengan daftar penukar makanan.

- Dapat dibaca dalam kandungan zat gizi / nutrition fact suatu produk makanan yang tertera di bagian belakang suatu kemasan makanan.

- Melihat contoh bahan makanan yang digunakan (food model).
Sebagai contoh : jika ingin mengkonsumsi 1 porsi nasi goreng, dapat dihitung dengan memperkirakan kira kira berapa sendok nasi yang digunakan untuk 1 porsi tersebut (100 g nasi = 8-10 sendok makan = 175 kkal) + berapa banyak minyak yang digunakan (1 sendok makan minyak = 100 kkal) + berapa butir telur (1 butir telur = 75 kkal) + daging ayam (1 paha bawah = 50 kkal).
Jadi jika nasi goreng sekitar 10 sendok makan yang dimasak dengan 1 sendok makan minyak dan 1 butir telur & daging ayam sekitar 400 kkal.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Alergi Makanan
Alergi Makanan
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

Health
Rhinofaringitis

Rhinofaringitis

Penyakit
Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.