Kompas.com - 13/09/2014, 09:38 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Setiap tahunnya diperkirakan terjadi 1,3 juta kematian yang disebabkan oleh jarum suntik tidak steril. Jutaan dollar juga dikeluarkan untuk mengobati penyakit yang sebenarnya bisa dicegah akibat penggunaan jarum suntik bersama.

Jarum suntik yang tidak aman telah menyebabkan 23 juta kasus hepatitis di seluruh dunia. Di Afrika diperkirakan 20 juta jarum suntik medis terkontaminasi dengan darah pasien yang terinfeksi HIV.

Karena itulah organisasi kesehatan dunia (WHO) kembali melakukan kampanye pentingnya menggunakan jarum suntik medis yang steril. Inisiatif global ini adalah yang ketiga kalinya dilakukan WHO dan akan dimulai pada bulan Oktober 2014.

Ketika mengumumkan inisiatif global ini dalam konferensi TEDMED di Washington, para peserta diperlihatkan tayangan video tentang penggunaan jarum suntik tidak aman. Video yang berasal dari kamera tersembunyi itu menampilkan seorang perawat menyuntik anak, lalu jarum yang sama dipakai untuk menyuntik pria positif HIV, lalu dipakai sekali lagi untuk menyuntik bayi.

Asisten direktur WHO Dr.Marie-Paule Kieny, berharap kampanye penggunaan jarum suntik aman ini diharapkan akan menjadi standar global dalam dunia medis.

Dalam konferensi tersebut juga dipresentasikan penemuan jarum suntik sekali pakai, K-1 syringe. Ini merupakan jarum suntik pertama yang secara otomatis tidak bisa dipakai ulang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Time

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.