Alasan Anak Tak Boleh Tidur Larut Malam

Kompas.com - 02/07/2015, 19:05 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com — Anak-anak terkadang jadi sulit untuk tidur jika sudah keasyikan bermain pada malam hari. Jangan biarkan hal ini sering terjadi pada si kecil. Kebiasaan buruk ini akan mengganggu pertumbuhannya. Orangtua sebaiknya konsisten soal jam tidur anak.

Dokter spesialis anak yang juga Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Damayanti R Sjarif, mengatakan, anak-anak perlu istirahat dan tidur yang cukup agar tumbuh kembangnya optimal.

Ia mengungkapkan, hormon pertumbuhan pada anak baru bekerja pada pukul 00.00-01.00. Pastikan juga anak sudah tidur nyenyak pada jam tersebut. "Hormon pertumbuhan itu bekerjanya kalau anak tidur nyenyak," ujar Damayanti.

Menurut dia, sebaiknya anak sudah tidur pada pukul 20.00 malam. Hal ini untuk memastikan bahwa anak tidur dengan nyenyak sebelum pukul 00.00 agar hormon pertumbuhan bekerja dengan baik. "Dengan cara itu, badan anak kita bisa tinggi," terangnya. Untuk itu, jangan biarkan anak tidak tidur hingga larut malam.

Dampak lainnya, anak akan bangun siang. Akibatnya, si kecil melewatkan waktu sarapan. "Pola makan jadi terganggu. Itu memengaruhi perkembangannya," ujar Damayanti.

Sarapan yang sehat dapat memberikan energi pada anak sebelum beraktivitas. Sarapan pun terbukti memengaruhi prestasi belajar anak di sekolah. Jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan gizi anak saat makan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X