Kompas.com - 27/07/2015, 18:30 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.
EditorBestari Kumala Dewi


KOMPAS.com
- Tak dipungkiri, sayur menjadi makanan yang jarang dikonsumsi. Bahkan, tak sedikit orang yang tak menyukai sayur. Meu sayur adalah pilihan terakhir dari menu makanan lainnya. Protein, seperti daging dan ayam memang tampak lebih menarik jika dibanding dengan sayuran, apalagi jika diolah dengan digoreng atau dibakar.

Tanpa disadari, tubuh pun kekurangan nutrisi. Inilah sebabnya, konsumsi sayuran tak boleh dilewatkan. Banyak cara mengonsumsi sayuran, salah satunya dengan membuat jus sayur. Bberbagai manfaat sehat akan kita peroleh dengan konsumsi jus sayuran secara rutin.

 

1. Detoksifikasi

Sayur yang segar dapat membersihkan tubuh dari berbagai racun, seperti racun dari rokok atau minuman beralkohol. Kandungan air dan anti-oksidan di dalamnya, dapat membantu menghilangkan semua racun dan kemudian akan memberikan energi pada tubuh.

 

2. Membantu sistem pencernaan yang baik

Sayur mengandung serat yang akan membantu sistem pencernaan menjadi baik. Tidak hanya itu, serat juga membuat kita merasa lebih kenyang dalam waktu yang lebih lama.

 

3. Meningkatkan metabolisme tubuh

Beberapa sayur nyatanya dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Menambahkan sedikit jahe dan seledri ke dalam jus sayur yang kita buat akan bermanfaat sebagai pembangkit energi tubuh.

 

4. Sayur adalah sumber nutrisi dan karbohidrat

Mengonsumsi sayur, termasuk dalam bentuk jus,  membuat tubuh akan mendapatkan nutrisi yang terkandung di dalam sayur secara utuh. Beberapa sayur juga menjadi sumber karbohidrat yang membuat tubuh lebih sehat dan bersemangat dalam waktu yang lebih lama.

 

5. Menurunkan berat badan

Sayur telah terbukti dapat menurunkan berat badan. Jus sayur adalah pilihan tepat untuk melakukan diet, karena makanan yang dikonsumsi cenderung makanan padat, yang kemudian menjadi lemak di dalam tubuh. Sedangkan jus sayur, sifatnya ringan, sehingga baik untuk kita yang ingin melakukan diet. Buatlah jus sayur dengan menambahkan air, sehingga rasa yang dihasilkan tidak terlalu pahit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Health
Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Penyakit
Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Health
Limfangitis

Limfangitis

Penyakit
Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Health
Penyakit Jantung Rematik

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit
3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.