Kompas.com - 17/12/2015, 08:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Jumlah wanita yang jadi perokok terus meningkat. Menurut data tahun 2013, ada sekitar 6,3 juta wanita Indonesia yang merokok. Padahal, jadi perokok aktif atau pasif sama berbahayanya.

Orang yang terpapar asap rokok dalam kadar tinggi, baik itu menghisap sendiri atau secara pasif, beresiko tinggi mengalami gangguan kesuburan dan menopause lebih cepat.

Perokok yang masih aktif atau sudah tidak lagi merokok, risikonya mengalami infertilitas 14 persen lebih tinggi, sementara pada perokok pasif risikonya 18 persen.

Demikian menurut penelitian yang dimuat dalam jurnal Tobacco Control. Studi tersebut dilakukan berdasarkan data 79.690 wanita berusia 50-79 tahun. Para responden itu diwawancara mengenai kebiasaan merokok, gangguan kesubuaran, dan usia ketika mereka memasuki usia menopause.

Selain itu, pada responden yang pernah atau masih aktif merokok ditanyakan berapa jumlah rokok yang dihisap setiap hari dan berapa tahun mereka merokok. Sedangkan pada orang yang tidak merokok ditanyakan apakah mereka pernah hidup di lingkungan yang banyak perokoknya.

Terpapar asap rokok sudah jelas terkait dengan risiko kesulitan hamil dan menopause lebih awal. Dibandingkan dengan orang yang tidak pernah merokok, perokok atau mantan perokok memiliki risiko sampai 14 persen.

Zat beracun yang ditemukan dalam asap rokok diketahui berdampak buruk pada sistem reproduksi dan mengganggu produksi hormon yang terkait dengan kesuburan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Proptosis (Mata Menonjol)

Proptosis (Mata Menonjol)

Penyakit
8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.