Kompas.com - 16/01/2016, 17:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

Bahaya

Merokok dan penyakit kanker paru adalah dua hal yang sulit dipisahkan. Bagaimana pun ada 6000 zat kimia dan 50 karsinogen dalam rokok yang tentu berpengaruh pada tubuh jika kita hirup, bukan cuma pada saluran pernapasan.

Zat-zat karsinogen ini akan diserap pembuluh darah dan beredar ke seluruh tubuh. Zat itu juga masuk ke liver dan pankreas, yang dapat memicu kanker, dan juga ke sumsum tulang belakang yang akan menyebabkan leukemia dan kanker lainnya.

Berhenti merokok memang tak mudah, tapi ini adalah cara terbaik melindungi tubuh. Menurut studi, 10 tahun setelah berhenti merokok risiko meninggal akibat kanker paru turun separuhnya dibanding orang yang masih merokok.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Menshealth
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.