Kompas.com - 27/01/2016, 11:45 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com — Kadar kolesterol yang tinggi memang lebih banyak ditemukan pada mereka yang berat badannya berlebih. Namun, tak sedikit orang yang bobot tubuhnya normal, bahkan kurus, juga bermasalah dengan kadar kolesterolnya.

Menurut penjelasan Prof Dr Budhi Setianto Purwowiyoto, SpJP (K), kolesterol tinggi merupakan hasil dari pola makan yang tidak sehat, seperti tinggi lemak jenuh. "Kolesterol tinggi ini bisa terjadi akibat konsumsi makanan berlemak, gorengan, dan daging merah," katanya dalam temu media di Yayasan Jantung Indonesia, Jakarta, Selasa (26/1/2016).

Selain pola makan, menurut Budhi, gangguan metabolisme tubuh juga bisa menyebabkan produksi kolesterol berlebih.

Mengurangi asupan lemak jenuh adalah kiat menurunkan kolesterol tinggi yang paling efektif. Selain itu, kurangi juga makanan yang mengandung kolesterol, misalnya daging jeroan serta cake yang biasanya dibuat dengan jumlah telur yang banyak.

"Jika ingin makan daging, bisa digantikan dengan daging ayam atau ikan. Mulailah mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang merupakan antioksidan untuk menurunkan kolesterol," katanya.

Sementara itu, untuk orang yang memiliki sistem metabolisme tidak normal sehingga levernya memproduksi kolesterol dalam jumlah banyak, konsultasikan dengan dokter. Obat-obatan penurun kolesterol biasanya cukup efektif menurunkan kolesterol sampai 20 persen.

Hal yang tidak kalah penting, jaga kebugaran dengan meluangkan waktu berolahraga 30 menit setiap hari. (Gibran Linggau)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
Prolaktinoma

Prolaktinoma

Penyakit
Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
Penyakit Graves

Penyakit Graves

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.