Kompas.com - 14/06/2016, 12:15 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Berjalan kaki 10.000 langkah disarankan para ahli kesehatan agar tubuh bugar dan sehat. Kita juga bisa mengukur sebanyak apa langkah kaki kita dengan aplikasi di ponsel atau alat khusus.

Selain menjaga kebugaran, banyak orang berharap jika target 10.000 langkah setiap hari tercapai mereka bisa menurunkan berat badan.

Menurut Charlie Seltzer, dokter yang ahli dalam program penurunan berat badan, target langkah kaki adalah hal baik, tapi tidak ada kaitannya dengan penurunan berat badan.

"Jika Anda menggunakan pengukur langkah kaki untuk menurunkan berat badan, Anda justru akan mengalami kenaikan bobot tubuh," kata Seltzer.

Ia menjelaskan, penggunaan alat pelacak kebugaran bisa membuat kita mengira kalori yang dibakar cukup banyak dengan berjalan kaki. Sebagai kompensasinya, kita merasa berhak untuk makan lebih banyak. Padahal, belum tentu kalori yang dibakar itu lebih sedikit dari apa yang kita asup.

Memang setiap aktivitas fisik yang kita lakukan akan berkontribusi pada penurunan berat badan. Namun, jangan jadikan itu alasan untuk bisa makan dengan bebas.

Lagi pula, menurut Matt Delaney, pelatih kebugaran, berjalan kaki 10.000 langkah belum termasuk latihan fisik yang intens dan cukup untuk mencapai target penurunan berat badan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bagi sebagian kecil orang, berjalan kaki bisa menjadi stimulus yang cukup untuk memulai proses penurunan berat badan. Tapi, untuk mayoritas orang, jalan kaki tidak cukup signifikan memberi perubahan pada lingkar pinggang," kat Delaney.

Seltzer mengatakan, jika kita ingin fokus pada upaya pelangsingan, perhatikan pola makan. Kalori yang masuk harus lebih kecil dari aktivitas fisik yang kita lakukan.

"Setelah mengatur pola makan, lalu lakukan latihan fisik apa pun yang Anda suka secara rutin," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Keseleo
Keseleo
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Penyakit
17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Hati

Abses Hati

Penyakit
11 Penyebab Kekurangan Kalium

11 Penyebab Kekurangan Kalium

Health
Presbiopia

Presbiopia

Penyakit
3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

Health
Stenosis Mitral

Stenosis Mitral

Penyakit
Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Health
Narsistik

Narsistik

Penyakit
4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

Health
5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.