Kompas.com - 30/07/2016, 08:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor risiko munculnya penyakit tidak menular, seperti jantung, stroke, diabetes, ginjal, hingga kanker. Sejumlah penyakit tersebut ternyata menempati urutan teratas daftar penyakit yang banyak dibiayai dari dana yang dikelola Badan Jaminan Kesejahteraan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"Beban biaya, khususnya penyakit tidak menular akibat paparan asap rokok sangat besar. Jantung ginjal, stroke, semua ini menyedot lebih dari 70 persen dana yang dikelola BPJS," ujar Staf Ahli Menteri bidang Hukum Kesehatan Tritarayati atau yang akrab disapa Tari dalam acara 3rd Indonesian Health Economics Association (InaHEA) Congress di Yogyakarta, Kamis (28/7/2016) malam.

Berdasarkan data klaim Indonesian-Case Based Groups (INA-CBGs sampai dengan bulan bayar Januari 2016, penyakit jantung paling banyak membutuhkan biaya pengobatan, yaitu jantung Rp 6,9 triliun. Kemudian disusul penyakit kanker Rp 1,8 triliun, stroke Rp 1,5 triliun, ginjal Rp 1,5 triliun, dan diabetes Rp 1,2 triliun.

Tari mengungkapkan, tingginya kasus penyakit tidak menular berhubungan erat dengan gaya hidup tidak sehat. Banyak masyarakat yang kurang aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, kebiasaan merokok dan minum alkohol.

Dari 10 penyebab kematian utama, 8 di antaranya adalah penyakit tidak menular.

Upaya promotif dan preventif pun lebih digalakkan oleh Kementerian Kesehatan. Salah satunya dengan pengendalian tembakau. Indonesia merupakan negara dengan jumlah perokok pria tertinggi di dunia. Artinya, dua dari tiga remaja laki-laki maupun usia produktif merokok.

Masalah ini dapat mengancam bonus demografi. Jika banyak anak-anak usia sekolah sudah merokok, mereka bisa terkena berbagai penyakit kronis di kemudian hari, termasuk saat usia produkif. Bagaimana tidak, rokok mengandung lebih dari 4000 bahan kimia berbahaya dan sekitar 60 di antaranya bersifat karsinogen atau memicu kanker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahaya rokok bukan hanya mengancam kesehatan perokok itu sendiri, tetapi juga orang-orang dii sekitarnya yang terpapar asap rokok.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Infeksi Virus
Infeksi Virus
PENYAKIT
Listeriosis
Listeriosis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Osteoartritis

Osteoartritis

Penyakit
Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Bintitan

Bintitan

Penyakit
Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Health
Glositis

Glositis

Penyakit
9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

Health
Malnutrisi Energi Protein

Malnutrisi Energi Protein

Penyakit
Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Health
Bau Mulut

Bau Mulut

Penyakit
8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

Health
Inkompatibilitas Rhesus

Inkompatibilitas Rhesus

Penyakit
Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Health
Abses Gigi

Abses Gigi

Penyakit
8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

Health
Listeriosis

Listeriosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.