Kompas.com - 18/12/2019, 14:33 WIB
Ilustrasi hujan. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIIlustrasi hujan.

KOMPAS.com - Kehujanan atau berada di bawah guyuran air hujan kerap dianggap mengundang berbagai penyakit. Salah satu yang dipercaya banyak orang Indonesia adalah kehujanan bisa bikin masuk angin.

Padahal, tak selamanya air hujan bisa menyebabkan kita jatuh sakit. Para ahli percaya air hujan bukan penyebab kita jatuh sakit.

Namun, cuaca dingin yang biasa terjadi saat musim hujanlah yang membuat kita mudah sakit.

Menurut Dr. William Schaffner pakar penyakit menular dari Vanderbilt University, Tennessee, suhu dingin membuat kita berisiko tinggi mengalami infeksi pernapasan.

Saat cuaca dingin, kata Dr Schaffner, banyak orang lebih banyak menghabiskan waktu di ruangan tertutup.

Hal ini membuat kita lebih banyak waktu untuk berdekatan atau melakukan kontak langsung dengan orang lain.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Mitos atau Fakta, Kehujanan Bikin Kita Masuk Angin?
Para ahli percaya air hujan bukan penyebab kita jatuh sakit. Lalu, apa penyebabnya?
Bagikan artikel ini melalui

"Infeksi saluran pernapasan bisa menular hanya dalam jarak satu meter," tambahnya.

Selain itu, suhu dingin membuat lingkungan lebih lembap yang memungkinkan virus lebih mudah berkembang dan menginfeksi manusia.

Hal itulah yang membuat suhu dingin mengakibatkan banyak orang mudah jatuh sakit.

Baca juga: Bukan Khayalan, Hujan Memang Bikin Kurang Bahagia dan Galau

Mitos masuk angin

Di sisi lain, banyak orang percaya bahwa terjebak dalam hujan dan memakai pakaian basah dalam waktu lama bisa membuat kita masuk angin.

Padahal, para ahli sepakat hal tersebut hanyalah mitos belaka.

"Itu hanya kepercayaan lama yang kerap dikatakan oleh para orangtua," ucap Stephen Morse, seorang profesor epidemiologi dan pakar penyakit menular dari Columbia University, New York.

Jaime Friedman, dokter anak di San Diego, mengatakan mitos yang mengatakan hujan menyebabkan pilek juga disebabkan karena pemahaman yang buruk tentang virus.

Ia juga mengatakan, dingin dan menggigil yang terjadi saat hujan memang mirip dengan rasa dingin dan menggigil saat demam.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

Health
Perut Buncit

Perut Buncit

Penyakit
Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Health
Kulit Belang

Kulit Belang

Penyakit
10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

Health
Betis Bengkak

Betis Bengkak

Penyakit
Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Health
Pusar Sakit

Pusar Sakit

Penyakit
9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

Health
Jari Kaki Bengkak

Jari Kaki Bengkak

Penyakit
Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Health
Perut Bunyi

Perut Bunyi

Penyakit
IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

Health
Kejang Demam

Kejang Demam

Penyakit
9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.