Kompas.com - 22/01/2020, 05:33 WIB

Saat masuk fase penyembuhan, bintik tersebut akan berkelompok dan menyatu sehingga terlihat seperti ruam.

Ruam tersebut umumnya terlihat jelas di kedua tungkai bawah. Bahkan, terkadang bisa meluas ke seluruh tubuh.

Apakah selalu timbul ruam?

Bintik-bintik merah yang muncul di kulit penderita DBD terkadang tidak disertai ruam. Hanya sekitar 30 persen pasien DBD mengalami ruam.

Umumnya, ruam muncul di kedua tungkai bawah. Warnanya kemerahan dengan bintik putih di bagian tengahnya.

Rasanya gatal, namun biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus.

Bintik merah tidak hilang saat kulit ditekan

Melansir Kompas.com (29/1/2019), Dr Widodo Judarwanto Sp.A dari Allergy Behaviour Clinic & Picky Eaters Clinic Jakarta, menjelaskan bintik merah DBD punya ciri khas.

Bintik merah DBD bisa terjadi akibat pendarahan. Sehingga, saat area kulit berbintik ditekan, warna merahnya tidak pudar.

Bintik merah ini berbeda dengan tifus yang hanya muncul di bagian dada.

Meski sekilas mirip, bintik merah pada tipus bukan disebabkan pendarahan.

Baca juga: Hidup di Negara Tropis Bikin Masyarakat Indonesia Rentan Terkena DBD?

Kapan bintik merah timbul dan hilang?

Walaupun sekilas mirip dengan penyakit campak, bintik atau bercak merah DBD berbeda.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.