Kompas.com - 24/01/2020, 11:55 WIB
Ilustrasi asam lambung Emily FrostIlustrasi asam lambung

KOMPAS.com - Penyakit maag atau gastritis terjadi saat ada peradangan pada lapisan pelindung lambung.

Peradangan ini dapat dipicu melemahnya lapisan pelindung lambung atau infeksi bakteri.

Saat radang, cairan pencernaan menyebabkan luka di lambung dan menimbulkan sensasi terbakar di perut.

Pengaturan pola makan dan asupan penting untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Baca juga: Pekerja Kantoran Ingin Hidup Sehat? Ini 5 Tips Pilih Menu Makan Siang

Melansir Mayo Clinic, asam lambung bisa tetap terjaga dengan cara makan dengan porsi kecil dan sering.

Selain itu, hindari makanan atau minuman yang dapat memicu iritasi lambung terutama yang pedas, asam, digoreng, dan berlemak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melansir berbagai sumber, berikut rekomendasi menu minuman dan makanan untuk penderita asam lambung

1. Apel, labu, dan wortel

Hindari sayur dan buah yang terlalu asam seperti jeruk, tomat, dan bawang.

Ketiga bahan makanan tersebut sulit ditoleransi penderita asam lambung karena rentan bikin iritasi.

Alpukat yang selama ini dikenal kaya lemak tak jenuh juga tidak direkomendasikan.

Pasalnya, alpukat relatif lama tinggal di perut. Sehingga rentan menimbulkan sensasi terbakar di perut atau dada (heartburn) pemilik gangguan asam lambung.

Pilihlah jenis sayur dan buah yang cenderung tidak asam atau netral kadar keasamannya. Seperti apel, labu, dan wortel.

2. Nasi putih atau kentang

Makanan berbasis gandum biji utuh, jagung, roti, nasi merah, atau pasta tidak cocok untuk penderita asam lambung.

Makanan tersebut sulit dicerna pemilik gangguan asam lambung.

Ketimbang memilih menu makanan di atas, pilih nasi putih atau kentang yang lebih gampang dicerna.

3. Susu rendah lemak

Susu merupakan asupan yang tidak bersahabat buat penderita asam lambung.

Bagi sebagian orang, dampak mengonsumsi susu bisa menimbulkan sensasi terbakar di perut sampai dada.

Susu tinggi lemak dapat menimbulkan heartburn karena butuh waktu lama untuk dicerna dan meninggalkan perut.

Baca juga: Sakit Maag? Atasi dengan 5 Bahan Rumahan Berikut...

Produk olahan susu seperti keju dan krim kental juga perlu dihindari karena tinggi kandungan garam.

Jika ingin mengonsumsi susu, pilih yang jenisnya rendah lemak. Untuk keju, pilih yang jenisnya rendah garam.

Bisa juga memilih yoghurt atau susu rendah lemak dan gula dengan tambahan probiotik.

4. Telur, ayam, hidangan laut

Telur dan putih telur dapat menjadi pilihan menu penderita asam lambung.

Namun, hindari teknik memasak digoreng. Pilih telur yang direbus, dibuat orak-arik, dipanggang, atau ditumis.

Hindari juga mengonsumsi telur bersama makanan tinggi garam seperti makanan beku, susu, keju, atau mentega.

Hindari juga memberikan tambahan bumbu pedas seperti cabai atau lada hitam.

Beberapa penderita asam lambung bahkan tidak bisa menoleransi sedikit taburan bumbu pedas seperti lada hitam.

Daging merah juga tidak disarankan. Namun, penderita asam lambung bisa menggantinya dengan ayam atau hidangan laut.

Seperti telur, hindari teknik memasak yang digoreng. Pilih yang direbus, ditumis, atau dipanggang.

5. Batasi asupan gula

Asupan tinggi lemak dan gula perlu dihindari penderita asam lambung.

Hindari es krim, puding, atau kue yang mengandung gula, krim, dan cokelat.

Bahan makanan tersebut dapat memicu peradangan di lambung.

Sebagai pengganti gula, Anda bisa menggunakan madu, kunir, atau jahe yang dapat membuat nyaman saluran pencernaan.

6. Batasi konsumsi teh dan kopi

Beberapa orang dengan gangguan asam lambung dapat menoleransi teh dan kopi.

Namun, kedua minuman tersebut cenderung tinggi kadar asamnya dan tidak direkomendasikan untuk penderita asam lambung.

Baca juga: Halo Prof! Apa Saja Gejala Penyakit Maag?

Minuman berenergi, soda, jus jeruk, jus tomat, juga tidak disarankan.

Beberapa jus yang tidak mengandung banyak gula dan tidak terlalu asam diperbolehkan.

Selain itu, hindari minuman berbasis alkohol seperti bir, anggur, sampai koktail.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
Pubertas Dini

Pubertas Dini

Penyakit
12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

Health
8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

Health
Mastiitis

Mastiitis

Penyakit
3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
Penyakit WIlson

Penyakit WIlson

Penyakit
10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

Health
Giardiasis

Giardiasis

Penyakit
Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Health
Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.