Rotavirus adalah salah satu dari beberapa infeksi virus yang memicu diare.
Sedangkan salmonella adalah infeksi bakteri umum yang dapat menyebabkan diare pagi hari.
Infeksi bakteri yang menyebabkan buang air besar biasanya timbul setelah mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi.
4. Alkohol atau merokok
Mengonsumsi alkohol larut malam atau merokok sebelum tidur dapat memicu diare pada pagi hari.
Hal ini terjadi karena alkohol dapat mengiritasi saluran pencernaan sehingga membuat diare. Sedangkan merokok adalah faktor risiko utama untuk penyakit Crohn dan juga untuk banyak masalah lain yang mempengaruhi kesehatan organ dalam.
5. Obat-obatan
Beberapa jenis obat mencantumkan diare sebagai efek samping yang umum.
Beberapa antibiotik diketahui berhubungan dengan kondisi itu.
Jika Anda minum obat sebelum tidur, diare bisa saja terjadi pada pagi harinya.
6. Stres
Jika Anda bangun dengan fokus pada situasi yang membuat stres, diare pagi hari dapat terjadi.
Melansir Medical News Today, diare dapat menyebabkan dehidrasi.
Oleh sebab itu, minum banyak cairan untuk membantu mencegah dehidrasi sangat penting dilakukan oleh seseorang yang mengalami diare.
Baca juga: 8 Jenis Buah yang Baik Dikonsumsi untuk Program Diet
Seseorang yang menderita diarea tak kunjung hilang jelas dianjurkan untuk segera mendatangi dokter.
Dokter dapat membantu mendiagnosis kondisi mendasar yang menyebabkan diare pagi hari.
Penyebabnya mungkin bisa IBD atau IBS. Setelah dokter mendiagnosis penyebabnya, mereka dapat merekomendasikan perawatan yang tepat.
Jika penyebabnya keracunan makanan, orang-orang berisiko lebih tinggi mengalami dehidrasi.
Mereka harus mencari pertolongan medis jika tidak dapat menahan cairan apa pun dan tidak dapat rehidrasi.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.