Kompas.com - 13/02/2020, 06:02 WIB
ilustrasi perut gendut shutterstockilustrasi perut gendut

KOMPAS.com - Selain mengurangi rasa percaya diri, berat badan berlebihan mengundang berbagai macam penyakit.

Maka tak heran banyak orang melakukan segala cara untuk menurunkan berat badan, salah satunya dengan bersepeda.

Namun, apakah bersepeda efektif untuk melunturkan lemak di area perut yang menjadi biang masalah perut buncit?

Baca juga: Benarkah Korset Bisa Kecilkan Perut Buncit? Berikut Penjelasan Dokter

Olahraga sepeda termasuk bagian dari olahraga kardio. Melansir Hello Sehat, olahraga kardio adalah olahraga untuk meningkatkan detak jantung, di mana jantung tersusun dari otot-otot.

Jadi, olahraga kardio lebih berperan dalam menurunkan berat badan secara keseluruhan, bukan hanya fokus untuk menghilangkan lemak perut.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Apakah Bersepeda Efektif untuk Usir Perut Buncit?
Olahraga sepeda termasuk bagian dari olahraga kardio. Namun, olahraga kardio lebih berperan dalam menurunkan berat badan secara keseluruhan.
Bagikan artikel ini melalui

Untuk membasmi lemak perut dibutuhkan olahraga lain yang lebih efektif dalam membakar lemak di perut, seperti sit up, side plank, low plak, circles in the sky, squat, dan olahraga lainnya yang lebih fokus ke otot perut.

Riset dari Harvard menunjukkan bahwa olahraga kardio, seperti berlari, berenang, dan bersepeda bukan merupakan cara terbaik dalam menghilangkan lemak perut.

Cara terbaik menghilangkan perut buncit

Lalu, bagaimana cara efektif untuk membasmi perut buncit?

Melansir laman WebMD ada empat faktor yang harus kita kendalikan untuk membasmi lemak di perut. Berikut faktor-faktor tersebut:

1. Olahraga

Rutin berolahraga membantu memangkas semua lemak di tubuh, termasuk lemak perut. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lakukanlah olahraga dengan intensitas sedang setidaknya 30 menit sebanyak lima kali dalam seminggu.

Kita bisa melakukan olahraga sederhana seperti jalan kaki namun dengan intensitas berjalan yang cepat sehingga tubuh mengeluarkan keringat dan detak jantung berpacu lebih cepat dari biasanya.

Kuncinya adalah kita harus tetap aktif dengan berolahraga karena gaya hidup pasif hanya akan memicu penumpukan lemak perut.

Baca juga: 9 Makanan Penambah Berat Badan tanpa Bikin Perut Buncit

2. Terapkan pola makan sehat

Konsumsi serat yang cukup sangat membantu dalam membakar lemak di area perut. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan 10 gram serat larut per hari membantu mencegah penumpukan lemak visceral dari waktu ke waktu.

Bahkan, manfaat tersebut bisa kita dapatkan meski tanpa mengubah pola makan harian kita.

3. Tidur yang cukup

Riset membuktikan orang yang tidur 6 hingga 7 jam per malam mendapatkan lebih sedikit lemak visceral dibandingkan dengan orang yang tidur kurang dari lima jam per hari.

Hal ini turut membuktikan bahwa tidur sangat berperan penting bagi kesehatan termasuk upaya penurunan berat badan kita.

4. Stres

Mengelola stres dapat membantu kita dalam mengecilkan perut buncit. Cobalah untuk bersantai dengan keluarga atau teman, bermeditasi, atau berolahraga santai untuk membuat kita tetap bahagia dan terhindar dari stres.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penurunan Kesadaran

Penurunan Kesadaran

Penyakit
Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Health
Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.