Kompas.com - 14/02/2020, 21:01 WIB
Ilustrasi Remaja Tidur/ Mimpi Basah Kompas.comIlustrasi Remaja Tidur/ Mimpi Basah

KOMPAS.com - Hampir semua pria dewasa di berbagai belahan dunia pernah mengalami mimpi seks atau mimpi basah. Itu adalah sesuatu yang normal.

Melansir Buku Diskusi Seksologi Modern (2013) karya dr. Zamzani Sutriyanto, kebanyakan pria mengalami mimpi basah dimulai pada usia 14 atau 15 tahun.

Sedangkan umur terakhir pria disinyalir tidak akan lagi mengalami mimpi basah adalah 50 tahun.

Baca juga: Untuk Pria, Kenali 5 Penyebab Ejakulasi Dini dan Cara Mengatasinya

Mimpi basah atau dalam dunia kedokteran dikenal dengan emisi nokturnal, merupakan pengeluran cairan semen di waktu tidur.

Biasanya kejadian orgasme spontan tersebut terjadi ketika seorang anak laki-laki telah memasuki masa pubertas.

Frekuensi mimpi basah

Selain waktu, frekuensi mimpi basah pada pria juga sangat mungkin berbeda satu dengan yang lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada pria yang bisa mengalami mimpi basah sekali dalam dua hari. Ada juga yang sekali dalam tiga hari. Semua itu tergantung dengan kondisi dan pikiran.

Pria usia muda memang bisa sangat sering mengalami mimpi basah.

Setelah itu, semakin bertambah usia, maka kian jarang pula seorang pria bisa bermimpi basah.

dr. Zamzani Sutriyanto menerangkan pria dewasa yang sudah menikah masih mungkin mengalami mimpi basah.

Pra pria yang yang sudah menikah, mimpi basah bisa terjadi jika tiga hari tidak berhubungan seks.

Namun, semua itu tetap kembali ke masing-masing individu pria. Di mana mereka bisa saja mengalami mimpi basah lebih jarang atau lebih sering dari jumlah itu meski sama tidak berhubungan seks selama tiga hari.

Baca juga: Jangan Salah Paham, Kenali 7 Fakta tentang Penis Berikut

Aktivitas masturbasi juga dapat memengaruhi frekuensi kejadian mimpi basah.

Pria yang cukup sering melakukan masturbasi cenderung akan makin jarang mengalami mimpi basah.

Penyebab mimpi basah

dr. Zamzani Sutriyanto menerangkan pada laki-laki, mimpi basah atau emisi nokturnal biasanya terjadi karena berbagai faktor berikut:

  • Adanya tekanan atau stimulasi pada alat kelamin oleh kasur atau bantal
  • Mimpi erotis
  • Kandung kemih penuh
  • Kenangan dari aktivitas atau pikiran seksual

Mimpi basah pada umumnya terjadi ketika seseorang mengalami tahap tidur gerakan mata cepat atau rapid eye movement (REM).

Baca juga: Ini Penjelasan Kenapa Orang Bisa Mimpi Saat Tidur

REM dapat diartikan sebagai tahap tidur yang dalam dan terjadi mimpi. Sementara, laju respirasi dan aktivitas otak meningkat, serta otot-otot menjadi lebih rileks yang ditandai dengan gerakan bola makan yang cepat.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Health
Alkalosis

Alkalosis

Penyakit
Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Health
Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.