Kompas.com - 20/02/2020, 07:31 WIB
Ilustrasi pornografi Thinkstock/AndreyPopovIlustrasi pornografi

KOMPAS.com - Seperti halnya narkoba dan rokok, pornografi dapat menjadi candu bagi para penggunanya.

Menjadi persoalan serius, kecanduan pornografi bukan hanya bisa dialami para orang dewasa, tapi juga mengancam anak-anak.

Dari awalnya iseng, anak-anak bisa saja kemudian menjadi intens dan rutin mengonsumsi pornografi.

Apabila sudah kecanduan, akan sulit untuk mengontrolnya.

Baca juga: Inilah Jarak Aman Menonton TV Agar Tak Rusak Mata

Berdasarkan Undang-undang (UU) No. 44 tahun 2008 tentang Pornografi, pornografi dapat dipahami sebagai pesan dalam berbagai bentuk media komunikasi dan atau pertunjukan di muka umum yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan.

Pornografi antara lain bisa ditemukan di:

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

11 Ciri-ciri Anak Kecanduan Pornografi
Kenali berbagai ciri-ciri anak telah kecanduan konten pornografi sehingga membahayakan kesehatan fisik dan mental mereka berikut ini.
Bagikan artikel ini melalui
  • Buku cerita
  • Media
  • Komik
  • Game
  • Majalah
  • TV
  • Video
  • Laman dan media sosial

Melansir buku pegangan orang tua Seri Pendidikan Orang Tua: Mendampingi Anak Manghadapi Bahaya Pornografi yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) pada 2017, ada beberapa faktor penyebab anak bisa terkena pornografi.

Baca juga: 6 Cara Jaga Kesehatan Mata Ketika Terlalu Lama Main Game di Gadget

Beberapa di antaranya yakni:

  • Pola asuh yang keliru menyebabkan anak menjadi kesepiah, jenuh, tertekan, pemarah dan lelah
  • Penasaran dan coba-coba mengakses situs berisi muatan pornografi
  • terpengaruh teman sebaya dan lingkungan sekitar
  • Tidak sengaja terkena pornografi ketika mengakses internet
  • Menggunakan waktu luang untuk melakukan hal yang kurang baik

Kecanduan pornografi adalah perilaku berulang untuk melihat hal-hal yang dapat merangsang nafsu seksual dan kehilangan kontrol diri untuk menghentikannya.

Kemdikbud mengungkapkan anak dengan kecandunagn pornografi bisa saja diidentifikasi atau dikenali.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Health
10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Bentuk Puting Tidak Normal

Bentuk Puting Tidak Normal

Penyakit
11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Jari Tangan Kaku

Jari Tangan Kaku

Penyakit
Ini Efek Samping Terlalu Banyak Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Efek Samping Terlalu Banyak Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
Hipotermia

Hipotermia

Penyakit
Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
Kaki Bengkak

Kaki Bengkak

Penyakit
7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Perut Terasa Panas

Perut Terasa Panas

Penyakit
Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Health
Infeksi Bakteri

Infeksi Bakteri

Penyakit
15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

Health
Kulit Mengelupas

Kulit Mengelupas

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.