Kompas.com - 18/02/2020, 07:31 WIB
Kegiatan menonton TV bersama keluarga PolytronKegiatan menonton TV bersama keluarga

KOMPAS.com - Menonton televisi (TV) kini jamak dilakukan oleh banyak orang di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Bukan saja untuk mencari hiburan, menonton TV nyatanya bisa dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan atau wawasan.

Karena alasan itulah, banyak orang akhirnya bisa menghabiskan waktu hingga berjam-jam di depan TV setiap harinya.

Baca juga: Benarkah Membaca Sambil Tiduran Berbahaya untuk Mata?

Tidak jarang sebagian dari mereka juga dianggap berada terlalu dekat dengan layar TV sehingga diperingatkan oleh orang lain untuk mundur atau menjauh.

Apakah Anda termasuk orang yang pernah mendapat wejangan itu?

Jika iya, perlulah kiranya Anda mengetahui cara aman dalam menonton TV.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jarak aman menonton TV

Melansir Buku Kontroversi 101 Mitos Kesehatan (2012) yang dibuat dr. Florentina R. Wahjuni, dijelaskan bahwa menonton TV sebenarnya tidak akan merusak mata jika dilakukan dengan jarak pandang yang aman, yakni 5 kali panjang diagonal layar televisi.

Selain itu, menonton TV tak akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan mata jika tak dilakukan terlalu lama.

Siapa saja juga dianjurkan untuk tidak menonton TV di ruangan yang kurang cahaya.

Dengan kata lain, jangan menonton televisi di ruangan gelap karena bakal menjadikan fokus mata terlalu panjang pada setiap objek sehingga bisa menyebabkan ketegangan mata.

Baca juga: 6 Cara Jaga Kesehatan Mata Ketika Terlalu Lama Main Game di Gadget

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.