6 Manfaat Kacang Hijau, untuk Kesehatan Jantung sampai Ibu Hamil

Kompas.com - 29/02/2020, 07:30 WIB
Ilustrasi kacang hijau. SHUTTERSTOCKIlustrasi kacang hijau.

KOMPAS.com - Kacang hijau adalah bahan makanan yang cukup lazim dikonsumsi sebagian masyarakat Indonesia.

Biasanya, orang mengonsumsi kacang hijau dalam bentuk bubur, isian onde-onde atau bakpia, sampai campuran es.

Kacang hijau kaya akan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan.

Baca juga: 5 Manfaat Masker Tomat, Atasi Jerawat sampai Angkat Sel Kulit Mati

Menurut Nutrition Data, dalam satu cangkir atau 202 gram kacang hijau rebus mengandung:

  • Kalori: 212 kkal
  • Lemak: 0,8 gram
  • Protein: 14,02 gram
  • Karbohidrat: 38.7 gram
  • Serat: 15.4 gram

Selain kandungan di atas, kacang hijau juga mengandung folat, mangan, magnesium, vitamin B1, B2, B5, B6, fosfor, zat besi, tembaga, kalium, seng, selenium, dan berbagai asam amino esensial.

Dengan kandungan gizi yang melimpah tersebut, kacang hijau punya segudang manfaat penting untuk kesehatan.

Baca juga: 8 Manfaat Kesehatan dari Menangis, Jangan Malu Melakukannya

Melansir Healthline, berikut manfaat kacang hijau untuk kesehatan:

1. Mengurangi risiko penyakit kanker

Kacang hijau mengandung antioksidan sehat, termasuk asam fenolik, flavonoid, asam caffeic, asam cinnamic, dll.

Antioksidan membantu menetralkan molekul berbahaya atau radikal bebas.

Kandungan radikal bebas yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan peradangan kronis, penyebab penyakit jantung sampai kanker.

Dari hasil uji laboratorium, antioksidan dalam kacang hijau dapat menetralkan kerusakan sel terkait kanker di paru-paru dan perut.

Kabar baiknya, tak hanya kacang hijau yang kaya antioksidan. Kecambah yang tumbuh dari kacang hijau punya antioksidan lebih banyak ketimbang kacang hijau biasa.

Baca juga: 4 Manfaat Masker Kunyit untuk Wajah, Atasi Jerawat sampai Kumis Tipis

2. Mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke

Sejumlah studi menunjukkan, antioksidan dalam kacang hijau dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Tingginya kadar kolesterol dalam darah, khususnya LDL, menjadi penyebab penyakit pembuluh darah seperti jantung dan stroke.

Anda yang ingin mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, coba rajin mengonsumsi kacang hijau.

3. Menurunkan tekanan darah

Studi menyebut kolaborasi antara kalium, magnesium, dan serat yang terkandung dalam kacang hijau disebut dapat menurunkan tekanan darah.

Tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang serius karena memicu penyakit jantung, stroke, sampai penyakit ginjal.

Hal menarik lain, riset laboratorium dengan objek hewan menunjukkan, protein kacang hijau dapat menekan enzim yang secara alami memicu tekanan darah.

Baca juga: 6 Manfaat Kesehatan Buah Ciplukan, Tanaman Sawah yang Rambah Supermarket

4. Menjaga kesehatan pencernaan

Kacang hijau merupakan bahan pangan tinggi serat. Serat dalam kacang hijau termasuk jenis larut yang disebut pektin.

Pektin terbukti mampu memperlancar buang air besar. Caranya dengan mempercepat proses pergerakan makanan di usus.

Kacang hijau, seperti kacang-kacangan lainnya, juga mengandung pati resisten.

Pati resisten bekerja mirip dengan serat larut, karena membantu memelihara bakteri baik di usus.

Bakteri kemudian mencerna pati dan mengubahnya menjadi asam lemak rantai pendek bernama butirat.

Studi menunjukkan, butirat dapat menyehatkan sel-sel usus besar, meningkatkan pertahanan kekebalan usus dari bakteri, sampai menurunkan risiko kanker usus besar.

Baca juga: Ribuan Tahun Digunakan, Ini 6 Manfaat Bawang Putih bagi Kesehatan

5. Menurunkan kadar gula darah

Kacang hijau berkhasiat membantu menjaga kadar gula darah tetap rendah.

Kacang hijau mengandung serat dan protein, yang membantu memperlambat pelepasan gula ke aliran darah.

Penelitian pada hewan menunjukkan, antioksidan vitexin dan isovitexin dalam kacang hijau juga membantu insulin bekerja lebih efektif.

Seperti diketahui, gula darah tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Tingginya kadar gula darah terkait dengan diabetes, ibu dari segala penyakit kronis.

Baca juga: 5 Manfaat Minum Air Lemon di Pagi Hari

 

6. Menyehatkan kehamilan

Kandungan folat dalam satu cangkir kacang hijau rebus dapat mencukupi 80 persen kebutuhan harian tubuh.

Folat sangat penting untuk ibu hamil atau wanita yang sedang menjalani program kehamilan.

Ibu hamil yang tidak cukup mengonsumsi folat selama kehamilan, memiliki risiko melahirkan bayi cacat yang lebih tinggi ketimbang ibu hamil yang rajin mengonsumsi sumber folat.

Kendati kacang hijau baik untuk ibu hamil, perempuan yang sedang mengandung disarankan menghindari makan tauge mentah.

Bahan makanan mentah rentan membawa bakteri penyebab infeksi. Infeksi selama kehamilan dapat membahayakan ibu dan janin.

Walaupun kacang hijau baik bagi kesehatan, teknik mengolahnya perlu diperhatikan.

Melansir Medical News Today, kacang hijau paling baik direbus. Anda bisa mengolahnya untuk campuran minuman, salad, dan lainnya.

Sedangkan untuk bubur kacang hijau, hindari terlalu banyak campuran santan dan gula.

 


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X