Kompas.com - 21/03/2020, 12:00 WIB
ilustrasi sayur lodeh shutterstock/Rembolleilustrasi sayur lodeh

KOMPAS.com - Sayur lodeh merupakan menu masakan rumahan yang cukup populer dalam kultur masyarakat Jawa.

Dalam budaya setempat, sayur lodeh termasuk jenis lauk pauk berkuah.

Sayur ini memiliki citarasa gurih sedikit pedas dari santan dan beragam bumbunya.

Baca juga: Waspada, Diam-diam Ada Bahaya Kesehatan di Balik Kriuk-nya Kerupuk

Kandungan gizi sayur lodeh

Dari hasil penelitian, dalam 100 gram sayur lodeh mengandung gizi dengan perincian:

  • Energi: 240 kilokalori
  • Protein: 9,08 gram
  • Karbohidrat: 30,65 gram
  • Lemak: 12,45 gram
  • Kalsium: 135 miligram
  • Fosfor: 184 miligram
  • Zat besi: 4,26 miligram

Selain itu, dalam satu porsi per takaran 100 gram sayur lodeh terdapat:

  • Vitamin A: 1465 IU
  • Vitamin B1: 0,14 miligram
  • Vitamin C: 29 miligram

Baca juga: Ahli Gizi Ingatkan Bahaya Frozen Food buat Anak

Sayur lodeh termasuk "comfort food"

Ahli gizi Dr. dr. Tan Shot Yen, M. Hum. menjelaskan, dari paparan kandungan gizi dan bahan-bahan pembuatannya, sayur lodeh termasuk jenis comfort food.

Sebagai informasi, comfort food adalah makanan yang bisa membuat orang yang mengonsumsinya merasa nyaman.

"Sayur lodeh termasuk jenis sayur yang sedap dan enak. Atau istilahnya comfort food," jelas Dokter Tan, ketika berbincang dengan Kompas.com, Sabtu (21/3/2020).

Saat menghidangkan sayur lodeh, Dokter Tan menyarankan agar sajian ini ditambah menu kaya serat dan protein agar komposisi gizinya lengkap dan seimbang.

"Kombinasikan dengan makanan lain. Misalkan bersama pepes ayam, lalapan, plus buah agar komplit," katanya.

Baca juga: Milk Tea Brown Sugar Jadi Boba Paling Tidak Sehat, Bagaimana Baiknya?

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Insufisiensi Aorta

Insufisiensi Aorta

Penyakit
10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

Health
Limfoma Non-Hodgkin

Limfoma Non-Hodgkin

Penyakit
Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Health
Ekolalia

Ekolalia

Penyakit
3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Health
Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
Hipotensi Ortostatik

Hipotensi Ortostatik

Penyakit
Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.