Kompas.com - 23/03/2020, 17:59 WIB
Ilustrasi disinfektan ShutterstockIlustrasi disinfektan

KOMPAS.com - Virus corona jenis SARS-CoV-2 bisa hidup dan bertahan di benda-benda sekitar kita dalam hitungan jam sampai hari.

Ketika seseorang menyentuh permukaan benda tersebut, dia secara tidak langsung bisa terinfeksi atau ikut menyebarkan virus corona ke sekitarnya.

Covid-19 yang disebabkan infeksi virus corona juga gampang menular secara langsung lewat cipratan dahak atau bersin penderita dari jarak kurang dari satu meter.

Baca juga: 5 Cara Lindungi Lansia dan Penderita Penyakit Kronis dari Virus Corona

Cara mencegah penularan virus corona bisa dengan rutin membersihkan tangan pakai sabun atau penyanitasi tangan (hand sanitizer).

Serta, melakukan disinfeksi dengan cairan disinfektan secara berkala ke benda-benda yang rentan terpapar kuman.

Ketiganya sama-sama bisa mencegah penularan penyakit akibat infeksi virus corona dengan cara berbeda. Berikut penjelasannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cuci tangan pakai sabun untuk cegah virus corona

Rutin mencuci tangan pakai sabun disebut sebagai cara terbaik untuk mencegah infeksi virus corona.

Ahli infeksi dari University of New South Wales, Mary-Louise McLaws, menjelaskan virus corona SARS-CoV-2 dikenal sebagai virus amplop.

Menurut Profesor McLaws, partikel virus corona dikelilingi lemak mirip amplop. Partikel selubung virus tersebut mudah hancur ketika diberi sabun.

Mencuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan virus corona, tidak untuk membunuh virus. Akan tetapi, dapat menghilangkan virus dari tangan.

Berdasarkan penjelasan Profesor McLaws, sabun cair atau sabun batangan sama-sama bisa membilas kuman yang ada di tangan.

Hal yang paling penting, agar efektif melenyapkan virus corona, Anda perlu cuci tangan dengan langkah yang benar selama 20 detik dan jangan lupa mengeringkan tangan.

Baca juga: Bukan Mi Instan, Begini Stok Makanan Sehat saat Corona Merebak

Hand sanitizer untuk cegah virus corona

Jika tidak tersedia sabun dan air bersih, Anda bisa menggunakan hand sanitizer sebagai alternatif membasmi kuman.

Agar efektif mencegah infeksi virus corona, gunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol setidaknya 60 persen.

Gosokkan penyanitasi tangan ke seluruh bagian tangan secara merata selama 30 detik. Jangan lupa untuk menunggu sampai benar-benar kering.

Alkohol efektif melumpuhkan virus dan bakteri lewat proses denaturasi, terutama virus yang diselubungi protein seperti corona.

Proses denaturasi alkohol dapat menonaktifkan sejumlah mikroba seperti virus dan bakteri dengan cara menguraikan proteinnya.

Protein yang sudah terurai itu akan saling menempel, sehingga virus atau bakteri bisa lumpuh.

Baca juga: 3 Alasan Hand Sanitizer Buatan Sendiri Tak Efektif Tangkal Corona

Disinfektan untuk cegah virus corona

Jika sabun dan hand sanitizer digunakan untuk membersihkan tangan dari kuman seperti virus corona, disinfektan digunakan untuk membersihkan benda sekitar kita yang rentan terpapar kuman.

Benda di sekitar rumah yang sering dipegang seperti pegangan pintu, tombol sakelar, remot, permukaan meja, dan perlu dibersihkan secara berkala agar tidak terkontaminasi virus corona.

Menurut studi yang diterbitkan di Journal of Hospital Infection, virus corona dapat dilumpuhkan dengan cairan disinfektan dengan kandungan:

  • Alkohol jenis etanol dengan kadar 62-71 persen
  • Hidrogen peroksida dengan kadar 0,5 persen
  • Natrium hipoklorit dengan kadar 0,1 persen.

Baca juga: Bersihkan Tangan Cara Terbaik Cegah Tertular Corona, Bukan Masker

Beberapa cairan pembersih tersebut terkandung dalam produk pemutih dan pembersih kamar mandi.

Agar aman, proses disinfeksi atau pemberian cairan disinfektan ke permukaan benda-benda yang rentan terpapar kuman sebaiknya menggunakan sarung tangan.

Selain itu, pastikan ventilasi udara terjaga dengan baik dan jauhkan dari bahan makanan atau alat makan agar pembersihan disinfektan tidak bikin keracunan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Cacar Monyet
Cacar Monyet
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Regurgitasi Aorta

Regurgitasi Aorta

Penyakit
Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Health
Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Health
Gangguan Makan

Gangguan Makan

Penyakit
Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Health
5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

Health
Iktiosis

Iktiosis

Penyakit
Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Health
6 Cara Tingkatkan Daya Tahan Tubuh untuk Hindari DBD

6 Cara Tingkatkan Daya Tahan Tubuh untuk Hindari DBD

Health
Hepatitis C

Hepatitis C

Penyakit
Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Health
Achondroplasia

Achondroplasia

Penyakit
Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Health
Trikomoniasis

Trikomoniasis

Penyakit
Tak Hanya Benjolan, Inilah Gejala Lain Kanker Payudara

Tak Hanya Benjolan, Inilah Gejala Lain Kanker Payudara

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.