Kompas.com - 08/04/2020, 10:28 WIB

2. Membantu orang lain

Melakukan kebaikan kecil seperti memberikan perhatian pada diri sendiri dan orang sekitar dapat membantu menjaga kewarasan di masa krisis.

Anda bisa berkontribusi pada sekitar dengan berbagi, menolong orang sekitar, berdonasi, atau merawat hewan terlantar di jalan.

Dengan memberikan perhatian atau kebaikan, Anda bisa merasakan sensasi punya kontrol.

Sensasi tersebut sejenak dapat meminimalkan pikiran negatif atau kecemasan di tengah wabah virus corona.

Rasa bahagia saat bisa membantu orang lain itu berasal dari hormon dopamin dan endorfin yang dikeluarkan otak.

Setelah hormon tersebut keluar, kemudian timbul rasa percaya diri, tenang, sampai rileks.

Baca juga: 6 Titik Pijat Sakit Kepala untuk Redakan Ketegangan dan Stres

3. Ekspresikan beban emosional dalam bentuk karya

Di saat stres atau tertekan, coba ekspresikan perasaan atau beban emosional dalam bentuk karya.

Anda tidak harus menjadi insan kreatif atau seniman untuk berkarya.

Salurkan kegelisahan Anda dengan membuat ilustrasi, lukisan, tulisan, seni kriya, atau karya lain yang menggambarkan perasaan atau emosi Anda saat itu.

Dengan menyalurkan kreativitas sesuai perasaan, Anda bisa mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan.

Baca juga: Gejala Infeksi Virus Corona Bisa Berbeda, Tergantung Daya Tahan Tubuh

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.