Bisakah Pakaian dan Alas Kaki Menjadi Media Penularan Covid-19?

Kompas.com - 10/04/2020, 20:00 WIB
Ilustrasi pakaian kotor Dok. ShutterstockIlustrasi pakaian kotor

Namun, kemampuan hidup virus di atas permukaan benda hanya bertahan dalam hitungan jam hingga beberapa hari, tergantung dari jenis bahan benda tersebut.

Pada permukaan logam dan plastik, misalnya, virus ini bisa hidup selama dua hingga tiga hari.

Sementara itu, bahan yang digunakan oleh pakaian bukan media yang kondusif untuk tempat hidup virus.

Hal itu pula yang diungkakan oleh speisalis penyakit menular Kathleen Jordan.

"Secara umum, pakaian bukanlah inkubator yang baik untuk virus," ucap dia.

Kelembaban lingkungan juga menjadi faktor yang menentukan apakah virus dapat berkembang atau tidak.

Kabar baiknya, sebagian besar kelembaban kain pada pakaian bukan lingkungan yang kondusif untuk virus bertahan hidup.

" Pakaian biasanya memiliki permukaan yang kurang rapat dari benda keras sehingga kelembabannya lebih kecil," ucap Jordan.

Meski risiko penularan virus dari pakaian sangat kecil, para ahli merekomendasikan agar ktia langsung mencuci baju yang kita gunakan usai beraktivitas.

Hal itu perlu dilakukan untuk mencegah kemungkinan buruk yang bisa terjadi.

Baca juga: 3 Cara Virus Menyebar Lewat Air Liur

Halaman:

Sumber Healthline
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X