Kompas.com - 16/04/2020, 20:00 WIB
Ilustrasi depresi shutterstockIlustrasi depresi

KOMPAS.com - Distimia merupakan gangguan depresi yang berlangsung secara berkepanjangan.

Gangguan ini menyebabkan penderitanya merasakan sedih dan putus asa yang terus-menerus.

Hal ini bisa mempengaruhi suasana hati dan perilaku serts fungsi fisik, termasuk nafsu makan dan kualitas tidur.

Akibatnya, orang dengan gangguan distimia sering kehilangan minat dalam melakukan kegiatan yang mereka sukai dan sulit menyelesaikan tugas sehari-hari.

Gangguan distimia bisa bertahan selama bertahun-tahun sehingga sangat mempengaruhi semua aspek hidup penderitanya.

Baca juga: Gangguan Makan: Penyebab, Jenis dan Cara Mengatasinya

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Distimia, Gangguan Mental yang menyebabkan Depresi Berkepanjangan
Distimia bisa menyebabkan penderitanya merasakan sedih dan putus asa yang terus-menerus. Bagaimana cara mengatasinya?
Bagikan artikel ini melalui

Gejala

Melansir Healthline, gejala distimia bisa berlangsung minimal dua tahun dengan bentuk seperti berikut:

  • perasaan sedih dan putus asa yang terus-menerus
  • gangguan tidur
  • energi rendah
  • perubahan nafsu makan
  • kesulitan berkonsentrasi
  • kurangnya minat dalam kegiatan sehari-hari
  • penurunan produktivitas
  • harga diri yang buruk
  • sikap negatif
  • menghindari kegiatan sosial.

Gejala distimia sering mulai muncul selama masa kanak-kanak atau remaja. Anak-anak dan remaja dengan distimia biasanya tampak mudah tersinggung, murung, atau pesimis dalam waktu yang lama.

Mereka juga dapat menunjukkan masalah perilaku, kinerja yang buruk di sekolah, dan kesulitan berinteraksi dengan anak-anak lain dalam situasi sosial.

Gejala-gejalanya seringkali datang dan pergi selama beberapa tahun, dan tingkat keparahannya dapat bervariasi dari waktu ke waktu.

Penyebab

Penyebab distimia belum diketahui pasti. Namun, faktor-faktor berikut bisa menjadi penyebabnya. Faktor-faktor tertentu dapat berkontribusi pada gejala distimia antara lain:

  • ketidakseimbangan bahan kimia di otak
  • riwayat keluarga
  • riwayat kondisi kesehatan mental lainnya, seperti kecemasan atau gangguan bipolar
  • peristiwa kehidupan yang penuh tekanan atau traumatis, seperti kehilangan orang yang dicintai atau masalah keuangan
  • penyakit fisik kronis, seperti penyakit jantung atau diabetes
  • trauma otak fisik, seperti gegar otak.

Baca juga: Yang Harus Dipertimbangkan Saat Akan Bersalin di Tengah Pandemi

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

BrandzView
Batu Amandel

Batu Amandel

Penyakit
Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.