Kompas.com - 30/04/2020, 14:00 WIB

KOMPAS.com - Memelihara hewan ternyata bukan sekadar hobi belaka. Banyak riset membuktikan, memelihara hewan ternyata membantu memperbaiki kesehatan mental, termasuk depresi dan demensia.

Menurut ahli fisiologi dari Cleveland Clinic, Marwan Sabbagh, hanya membelai hewan dapat menurunkan tekanan darah dan detak jantung, serta meningkatkan suasana hati.

Manfaat tersebut terjadi karena adanya penurunan hormon stres kortisol dan peningkatan neurotransmitter serotonin ketika kita membelai hewan.

Mereka yang mengalami gangguan kesehatan mental atau menjadi caregiver rentan mengalami kelelahan ekstrim dan kesepian. Mereka juga rentan mengalami depresi.

Untuk mengatasi hal tersebut, memelihara binatang bisa menjadi solusinya. Pasalnya, memelihara binatang bisa membantu mengisi kekosongan dalam hidup yang membuat kita tak lagi merasa kesepian.

Baca juga: Memahami Trauma Masa Kecil dan Efeknya Bagi Fisik dan Mental

Bukti ilmiah

Riset dari Australia yang meneliti 199 pasien gangguan mental seperti depresi, kecemasan dan gangguan stres pascatrauma telah membuktikannya.

Dalam riset tersebut, peneliti membuktikan adanya pengurangan kecemasan sebesar 94 persen saat peserta dalam riset memelihara binatang.

Bahkan, peserta mengaku hewan peliharaan membantu mereka untuk mencegah perilaku yang tidak diinginkan.

Hewan peliharaan juga membantu pemiliknya untuk membina hubungan dengan sesama.

Misalnya, ketika kita sedang membawa jalan-jalan hewan peliharaan, orang asing yang memelihara hewan yang sama akan merasa terkoneksi dengan kita sehingga timbulah percakapan.

Riset yang diterbitkan dalam Jurnal Aging & Mental Health juga membuktikan hal yang sama.

Riset yang meneliti 14 orang dewasa berusia 65 tahun ke atas tersebut membuktikan, memelihara hewan membantu mereka untuk menjalin persahabatan dengan orang lain, memberikan tujuan dan makna, mengurangi kesepian dan meningkatkan isolasi.

Manfaat lain memelihara hewan

Memelihara hewan, khususnya hewan yang aktif dan suka berjalan, juga membantu kita untuk aktif bergerak.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, orang dewasa setidaknya memerlukan 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang untuk menjaga kesehatan.

Membawa hewan peliharaan jalan-jalan juga menjadi bagian dari aktivitas intensitas sedang.

Baca juga: Mengenal Berbagai Masalah Tidur pada Orang Dewasa

Hal ini tentu membantu kita meningkatkan kesehatan otak, menjaga berat badan seimbang, meningkatkan kebugaran, dan kekuatan otot.

Manfaat ini juga membantu kita untuk mengurangi risiko penyakit kronis seperti, penyakit jantung, stroke, kanker, dan diabetes.

"Latihan fisik sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan otak, bahkan pada orang yang berisiko mengalami demensia dan penyakit Alzheimer," kata neuropsikolog Aaron Bonner-Jackson.

Dengan rutin melakukan aktiivtas fisik, kata Bonner-Jackson, kita dapat membuat perbedaan besar dalam menjaga fungsi tubuh dan otak kita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.