Kompas.com - 07/05/2020, 04:02 WIB
Ilustrasi masker melindungi saat batuk dan mencegar tertular virus corona ShutterstockIlustrasi masker melindungi saat batuk dan mencegar tertular virus corona

KOMPAS.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Indonesia mengingatkan anak muda juga berisiko terkena Covid-19 yang parah ataupun meninggal karena infeksi virus corona tersebut.

Oleh sebab itu dibutuhkan kewaspadaan dan pengertian dari para anak muda untuk terus menjaga jarak fisik sebagai upaya melindungi diri dan orang lain dari Covid-19.

WHO Indonesia baru-baru ini mengunggah infografik dalam laman resminya www.int yang berisi keterkaitan antara Covid-19 dan anak muda.

Baca juga: 6 Efek Buruk Anggap Remeh Virus Corona

Pentingnya menjaga jarak

WHO mengungkap, anak-anak muda tak hanya berisiko terinfeksi Covid-19 yang parah ataupun meninggal karenanya, tetapi juga bisa menyebarkan penyakit ini kepada orang yang berisiko tinggi sehingga dapat menyebabkan kematian.

Orang yang berisiko tinggi di sini, yakni kakek, nenek, orangtua, teman, dan anggota keluarga yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

WHO pun menegaskan kembali, bahwa menjaga jarak fisik dapat adalah cara yang bisa dilakukan oleh anak muda untuk dapat menghentikan penyebaran Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

WHO menyarankan para anak muda untuk tetap di rumah saja dengan anggota keluarga jika diminta.

Jika ingin bertemu dengan teman atau anggota keluarga lain, dianjurkan bagi anak muda untuk melakukannya secara virtual saja.

Tidak ketinggalan, WHO mendorong anak muda rajin cuci tangan secara menyeluruh dengan air bersih mengalir dan sabun atau cairan antisepik berbahan darar alkohol.

Untuk melindungi diri sendiri dan orang lain, anak muda juga disarankan melakukan disinfeksi permukaan benda atau barang yang sering disentuh, seperti ponsel, komputer, pegangan pintu, dan lain-lain.

Sedangkan ketika sedang sakit, anak muda dan siapa saja kini disarankan untuk tidak meninggalkan rumah.

Baca juga: Apakah Virus Corona pada Pasien yang Telah Sembuh Benar-benar Hilang?

Apabila membutuhkan layanan medis, coba lebih dulu menghubungi layanan medis atau fasilitas kesehatan.

“Jangan mengorbankan hidup. Tetap di rumah saja jika diminta. Berbicara dengan teman vita online atau panggilan telepon saja,” saran WHO Indonesia.

Cara jaga kesehatan jiwa anak muda saat pandemi Covid-19

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

WHO menyadari situasi pandemi Covid-19 merupakan saat yang meresahkan bagi semua orang, termasuk anak-anak muda.

WHO pun menyampaikan pandangan, tetap melakukan rutinitas seperti biasa sambil menjaga jarak fisik bisa membantu kita merasa lebih tenang dan dalam situasi terkendali.

Baca juga: Cara Jaga Daya Tahan Tubuh saat Puasa di Tengah Pandemi Corona

Bagi anak muda, jika membutuhkan borang bantuan, diarahkan untuk jangan ragu-ragu menhubungi orang dewasa yang dipercaya atau tenaga profesional.

Ada beberapa tips yang diberikan WHO bagi anak muda untuk melindungi kesehatan jiwa di tengah pandemi Covid-19 yang meresahkan.

Berikut yang disarankan:

  1. Berbincang-bincang via aplikasi atau lakukan panggilan video dengan teman-teman dan keluarga agar tetap terhubung
  2. Batasi berapa banyak berita dan konten media sosial yang dikonsumsi setiap hari
  3. Hindari rumor dan misinformasi dengan mendapatkan berita dari sumber yang terpercaya
  4. Berolahraha atau lakukan meditasi di rumah
  5. Hubungi orang dewasa yang dipercaya atau tenaga professional apabila memerlukan bantuan

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Psikopat

Psikopat

Penyakit
7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

Health
Midriasis

Midriasis

Penyakit
13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

Health
Fibromyalgia

Fibromyalgia

Health
3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

Health
Hepatitis B

Hepatitis B

Penyakit
4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

Health
Perikarditis

Perikarditis

Penyakit
3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

Health
Kusta

Kusta

Penyakit
11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

Health
Osteoporosis

Osteoporosis

Penyakit
10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

Health
Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.