Kompas.com - 17/05/2020, 18:02 WIB

Melansir Buku Agar Otak Sehat (2) (2013) oleh Pangkalan Ide, otak memiliki bagian dan fungsi yang berbeda-beda, sehingga gejala yang timbul akibat kanker otak juga bisa berlainan.

Baca juga: 4 Alasan Mengapa Merokok Bisa Tingkatkan Risiko Infeksi Covid-19

Namun, secara garis besar, semua jenis kanker otak bisa menimbulkan gejala pusing atau nyeri kepala.

Para ahli memperkirakan bahwa 1 persen penyebab terjadinya nyeri kepala adalah karena terjadinya kanker otak.

Sementara diperkirakan pula 30 persen gejala awal terjadinya tumor otak dan kanker otak adalah mengalami nyeri pada kepala.

Sedangkan, gejala lanjut diketemukan pada 70 persen kasus.

Sifat dari terjadinya nyeri kepala akibat kanker ini dapat bervariasi, mulai dari yang ringan dan episodik, sedang, atau bahkan sampai berat dan berdenyut.

Baca juga: Kanker Otak Glioblastoma: Gejala, Diagnosis, Cara Mengobati

Gejala kanker otak berupa nyeri kepala ini pada umumnya semakin berat pada malam hari.

Pusing kepala tersebut juga bisa muncul saat bangun tidur di pagi hari serta dalam keadaan terjadinya peningkatan tekanan tinggi intracranial.

Selain itu, adanya nyeri pada kepala dengan psikomotor asthenia perlu juga dicurigai akan adanya tumor otak dan atau kanker otak.

Psikomotor asthenia adalah terjadinya perubahan mental yang ringan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.