Ingin Kembali Olahraga di Gym, Begini Baiknya

Kompas.com - 10/06/2020, 12:00 WIB
Ilustrasi olahraga di rumah ShutterstockIlustrasi olahraga di rumah

KOMPAS.com - Setelah berbulan-bulan lamanya, beberapa fasilitas umum seperti pusat kebugaran atau gym mulai dibuka kembali.

Namun, kita tidak bisa kembali berolahraga dengan bebas seperti sedia kala karena pandemi ini belum berakhir.

Bagaimanapun juga, kita tetap harus melakukan protokol kesehatan agar terhindar dari infeksi.

Selain itu, berada di tempat umum, termasuk gym, membuat kita sulit melakukan physical distancing.

Padahal, physical distancing adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah penularan virus.

"Penularan utama virus corona trjadi lewat droplet. Jadi, melakukan physical distancing adalah hal penting," ucap Caitlin Lewis, pakar kesehatan dari Cleveland Clinic.

Baca juga: 5 Khasiat Chia Seed untuk Kesehatan

Menurut Lewis, sangat sulit melakukan physical distancing di gym karena ruangannya yang terbatas. Keringat dan partikel pernapasan juga mudah menyebar di ruang gym dan mengenai kita.

Oleh karena itu, tempat paling aman melakukan olahraga selama pandemi adalah rumah atau di luar ruangan.

"Namun, keputusan untuk kembali berolahraga di gym adalah hak pribadi," ucap Lewis.

Jika Anda ingin kembali berolahraga di Gym, berikut hal-hal yang harus diperhatikan:

1. Pahami aturan dan protokol keselamatan

Beberapa pusat kebugaran atau gym biasanya menerapkan protokol kesehatan, seperti menerapkan pemeriksaan suhu tubuh dan mebatasi pengunjung.

Selain itu, pihak gym biasanya melakukan desinfeksi untuk membersihkan seluruh area.

Jadi, pastikan tempat gym yang akan Anda kunjungi juga menerapkan protokol kesehatan tersebut.

2. Sebisa mungkin gunakan masker

Beberapa gym biasanya mewajibkan pengunjung untuk memakai masker. Masker berfungsi untuk menghalangi droplet yang kita keluarkan tidak mengenai orang lain.

Namun, memakai masker saat berolahraga bisa menjadi tantangan tersendiri.

3. Bawalah handuk dan botol air sendiri

Bawalah air dan handuk pribadi untuk memastikan kebersihannya. Selain itu, letakan barang-barang tersebut dengan hati-hati.

Pastikan tempat yang kita gunakan untuk meletakan peralatan tersebut bersih.

Baca juga: 5 Efek Negatif Gluten untuk Kesehatan

4. Lakukan physical distancing

Sebagian besar pusat kebugaran telah menerapkan physical distancing dengan meletakan alat-alat kebugaran dalam jarak aman.

Selain itu, kita juga perlu menjaga jarak dengan sesama pengunjung. Agar tehindar dari infeksi, pastikan kitaberada dalam jarak mininal dua meter dengan orang lain.

5. Bersihkan alat kebugaran yang akan kita gunakan

Pihak pengelola biasanya telah melakukan desinfeksi untuk menjaga kebersihan.

Agar lebih terjamin, kita juga harus membersihkan sendiri peralatan yang akan kita gunakan, baik sebelum atau setelah memakainya.

Selain melakukan langkah-langkah tersebut, kita juga tidak boleh menyentuh waah saat berolahraga.

Mereka yang memiliki penyakit kronis atau berisiko tinggi tertular virus juga harus menghindari pusa kebugaran atau berkonsultasi dengan dokter sebelum berolahraga di gym.

 


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X