Penyebab dan Faktor Risiko Tekanan Darah Tinggi

Kompas.com - 04/07/2020, 07:34 WIB
Ilustrasi hipertensi. thinkstockphotosIlustrasi hipertensi.

KOMPAS.com - Tekanan darah tinggi atau dikenal sebagai hipertensi merupakan kondisi yang kerap diabaikan banyak orang.

Padahal, kondisi ini sering dianggap berbahaya karena bisa menyebabkan komplikasi kesehatan yang parah seperti penyakit jantung, stroke, bahkan kematian.

Baca juga: Sering Kencing di Malam Hari Juga Bisa Jadi Tanda Hipertensi

Merangkum dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kondisi yang disebut hipertensi adalah ketika pembacaan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg.

Tekanan darah sendiri adalah kekuatan yang diberikan darah pada pembuluh darah. Tekanan ini bergantung pada resistensi pembuluh darah dan seberapa keras jantung bekerja.

Tekanan darah yang tinggi berarti jantung terpaksa memompa darah lebih keras ke seluruh tubuh.

Sayangnya, tanpa pemeriksaan tekanan darah, kondisi ini kerap tak disadari. Ini karena banyak orang tidak memiliki gejala khusus.

Ini membuat hipertensi dijuluki "silent killer". Untuk itu, memastikan tekanan darah selalu terkontrol sangat penting dilakukan.

Penyebab tekanan darah tinggi

Selain melalukan pemeriksaan rutin, Anda juga perlu mengetahui apa saja penyebab dari kondisi tekanan darah tinggi.

Menukil dari Mayo Clinic, ada dua jenis tekanan darah tinggi bergantung penyebabnya.

1. Hipertensi primer

Halaman:

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X