Kompas.com - 17/07/2020, 21:04 WIB

Hal itu bisa disebabkan sisa makanan menggenang di kerongkongan. Selain itu, makanan di perut juga bisa menekan diafragma.

Untuk mencegahnya, hindari langsung tidur setelah makan. Biasakan untuk memberikan jeda selama beberapa jam untuk tidur setelah makan.

Selain masalah di atas, obesitas atau kelebihan berat badan juga bisa menyebabkan susah bernafas saat tidur.

Kelebihan berat badan dapat memberikan tekanan pada paru-paru dan diafragma.

Di beberapa kasus, susah bernapas saat tidur juga bisa jadi pertanda darurat medis gagal jantung. Semua jenis gagal jantung dapat menyebabkan sesak napas, termasuk saat tidur.

Baca juga: 4 Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang

Susah bernapas saat tidur yang perlu diwaspadai

Gejala susah bernapas saat tidur bisa termasuk rasa sesak napas saat digunakan untuk berbaring terlentang.

Anda perlu khawatir apabila susah bernapas saat tidur diikuti gejala susah tidur, gampang lelah di siang hari, mendengkur saat tidur, dan sakit kepala saat bangun. Kondisi tersebut bisa jadi tanda sleep apnea.

Susah bernapas saat tidur juga bisa jadi gejala PPOK apabila disertai gejala batuk kronis, mengi, infeksi dada seperti bronkitis.

Selain itu, Anda perlu waspada apabila susah bernafas saat tidur mengarah pada gejala penyakit jantung.

Di antaranya sesak napas, sakit dada, sakit di sekitar lengan sampai bahu, demam, napas cepat, jantung berdebar, nadi lemah, dan pusing.

Baca juga: Susah Tidur di Malam Hari Bisa Jadi Gejala Penyakit Apa?

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.