Benarkah Olahraga Lari Setelah Makan Bahayakan Tubuh?

Kompas.com - 28/07/2020, 13:35 WIB
Ilustrasi lari shutterstockIlustrasi lari

KOMPAS.com - Beberapa tahun terakhir, olahraga lari menjadi primadona di kalangan anak muda Indonesia. Hal ini terlihat dari banyaknya even lari yang digelar.

Tak hanya itu, lari bahkan telah menjadi salah satu gaya hidup yang diminati banyak orang Indonesia.

Namun tahukah Anda, ada banyak larangan dalam olahraga lari? Salah satunya adalah dilarang melakukan olahraga lari setelah makan.

Baca juga: Olahraga Lari dengan Masker Bikin Susah Nafas, Begini Baiknya

Biasanya, larangan tersebut dikiuti alasan bahwa lari setelah makan bisa membahayakan tubuh.

Tapi benarkah larangan tersebut?

Jawabnya lari setelah makan memang bisa mengganggu kinerja tubuh kita.

Hal ini karena lari setelah makan bisa menganggu sistem pencernaan kita.

Merangkum dari Medical Express, saat kita makan, tubuh akan memfokuskan aliran darah pada sistem pencernaan untuk mengekstrak nutrisi makanan. Sedangkan saat kita berlari, tubuh akan memfokuskan aliran darah pada otot.

Ketika kita berlari tepat setelah makan, aliran darah yang seharusnya difokuskan pada sistem pencernaan justru dialihkan pada otot. Ini membuat sistem pencernaan terganggu.

Terganggunya sistem pencernaan ini kemudian bisa menyebabkan diare atau sakit perut.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X