Kanker Kandung Kemih: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Kompas.com - 28/07/2020, 09:00 WIB
. Getty Images/iStockphoto.

KOMPAS.com – Kanker kandung kemih adalah kondisi ketika sel di dalam kandung kemih tumbuh tidak normal atau tidak terkendali, sehingga membentuk sel kanker.

Kandung kemih merupakan organ yang berfungsi menampung urine sebelum dibuang dari tubuh.

Kanker kandung kemih dilaporkan tiga kali lipat lebih sering terjadi pada pria dibanding wanita.

Meski dapat terjadi pada usia berapa pun, kanker kandung kemih biasanya lebih mungkin menyerang orang dewasa yang lebih tua.

Baca juga: Benarkah Ejakulasi Dini Bikin Pasangan Sulit Hamil?

Gejala kanker kandung kemih

Melansir Mayo Clinic, tanda dan gejala kanker kandung kemih, antara lain dapat berupa:

  • Darah dalam urin (hematuria)
  • Buang air kecil yang menyakitkan
  • Nyeri panggul

Jika Anda mengalami hematuria (kencing darah), urine Anda mungkin akan tampak berwarna merah terang atau berwarna cokelat.

Terkadang, urine mungkin tidak terlihat berbeda, tetapi darah dalam urine dapat dideteksi selama pemeriksaan mikroskopis urine.

Pada sebagian orang dengan kanker kandung kemih, dapat pula memiliki darah dalam urine tetapi tidak merasakan sakit saat buang air kecil.

Maka dari itu, Anda perlu mewaspadai gejala kanker kandung kemih lainnya.

Baca juga: Untuk Pria, Kenali 5 Penyebab Ejakulasi Dini dan Cara Mengatasinya

Orang dengan kanker kandung kemih juga mungkin akan mengalami:

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X