Kompas.com - 10/08/2020, 10:52 WIB
ilustrasi anak balita bermain gadget ilustrasi anak balita bermain gadget

KOMPAS.com - Pernahkah Anda berpikir, pada usia berapa sih anak sudah mulai boleh menggunakan gadget atau gawai?

Jika sudah boleh, berapa lama waktu yang maksimal anak bermain dengan perangkat elektronik mereka?

Pertanyaan-pertanyaan semacam ini tentu membuat gelisah para orang tua yang memiliki anak usia bawah lima tahun (balita).

Baca juga: 8 Cara Cegah Mata Kering Akibat Penggunaan Gadget

Para orangtua kini tak perlu menebak-nebak lagi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak 2019 lalu telah mengeluarkan pedoman tentang "screen time" pada anak usia balita.

Screen time adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan jumlah waktu yang dihabiskan untuk berinteraksi dengan televisi, komputer, ponsel pintar, tablet digital, hingga permainan video.

Menurut pedoman WHO tersebut, bayi di bawah usia 1 tahun tidak boleh terpapar layar elektronik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan anak-anak antara usia 2 hingga 5 tahun tidak boleh melihat layar gawai selama lebih dari satu jam setiap harinya.

Menurut WHO, membatasi atau bahkan dalam beberapa kasus menghilangkan waktu bermain dengan gawai pada anak-anak di bawah usia 5 tahun akan menghasilkan orang dewasa lebih sehat.

Badan kesehatan milik PBB tersebut menegaskan bahwa membatasan pemakaian gawai hanya bagian kecil dari solusi untuk menghasilkan orang dewasa lebih sehat.

WHO juga menyarankan anak-anak untuk lebih banyak berolahraga dan tidur.

Menurut mereka, hal-hal tersebut akan membantu anak-anak mengembangkan kebiasaan yang lebih baik dan mencegah obesitas serta penyakit saat remaja dan dewasa.

Baca juga: 6 Cara Jaga Kesehatan Mata Ketika Terlalu Lama Main Game di Gadget

"Mencapai kesehatan untuk semua berarti melakukan yang terbaik sejak awal kehidupan manusia," ungkap Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jendral WHO dikutip dari New York Times.

"Anak usia dini adalah periode perkembangan yang cepat dan masa ketika pola gaya hidup keluarga dapat disesuaikan untuk mendorong peningkatan kesehatan," imbuhnya.

Secara lengkap, ini pedoman screen time dari WHO untuk anak usia balita.

1. Bayi (kurang dari satu tahun)

  • Melakukan aktivitas fisik beberapa kali sehari dengan berbagai cara, terutama melalui permainan interaktif berbasis lantai. Semakin banyak aktivitas fisik, semakin baik.
  • Pada anak yang belum dapat berpindah tempat, setidaknya lakukan tummy time atau posisi tengkurap selama 30 menit yang tersebar dalam beberapa kali selama bayi terjaga.
  • Tidak mengekang bayi selama lebih dari satu jam dalam satu waktu. Mengekang yang dimaksud adalah menggendong, meletakkan di kereta dorong, atau mendudukan di kursi tinggi.
  • Screen time tidak disarankan pada usia ini.
  • Saat bayi sedang diam, pengasuh disarankan membacakan dongeng.
  • Bayi usia 0-3 bulan disarankan memiliki waktu tidur selama 14-17 jam, termasuk tidur siang.
  • Bayi usia 4-11 bulan disarankan memiliki waktu tidur 12-16 jam, termasuk tidur siang.

Baca juga: Benarkah Radiasi HP Bisa Menyebabkan Kanker?

2. Anak usia satu sampai dua tahun

  • Menghabiskan setidaknya 180 menit dalam berbagai jenis aktivitas fisik dengan intensitas apapun, termasuk aktivitas intensitas sedang hingga kuat yang tersebar sepanjang hari. Semakin banyak aktivitas, semakin baik.
  • Tidak mengekang anak selama lebih dari satu jam dalam satu waktu. Mengekang yang dimaksud seperti mendudukan di kereta dorong atau kursi tinggi serta menggendongnya.
  • Screen time yang membuat untuk anak usia satu tahun tidak banyak bergerak seperti menonton TV atau video tidak disarankan.
  • Screen time yang disarankan pada anak usia 2 tahun tidak lebih dari satu jam, lebih sedikit lebih baik.
  • Saat tidak banyak bergerak, pengasuh didorong untuk mendongeng atau mengajak anak membaca.
  • Disarankan, anak-anak mendapatkan waktu tidur berkualitas selama 11-14 jam, termasuk tidur siang dengan waktu yang teratur.

3. Anak usia 3- 4 tahun

  • Menghabiskan setidaknya 180 menit dalam berbagai jenis aktivitas fisik dengan intensitas apapun. Setidaknya 60 menit melakukan aktivitas fisik intensitas sedang hingga kuat yang tersebar sepanjang hari.
  • Tidak mengekang anak selama lebih dari satu jam dalam satu waktu. Mengekang yang dimaksud seperti mendudukan di kereta dorong atau kursi tinggi serta menggendongnya.
  • Screen time yang disarankan tidak lebih dari satu jam, semakin sedikit semakin baik.
  • Saat anak tidak banyak bergerak, pengasuh didorong untuk mendongeng atau mengajak anak membaca.
  • Anak-anak disarankan mendapatkan waktu tidur 10-13 jam, termasuk tidur siang dengan waktu yang teratur.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X