Kompas.com - 19/08/2020, 15:02 WIB
Ilustrasi kolesterol tinggi ShutterstockIlustrasi kolesterol tinggi

KOMPAS.com – Kolesterol selama ini sering kali dianggap sebagai zat jahat penyebab munculnya berbagai penyakit berbahaya.

Padahal tidak demikian apabila kadar kolesterol di dalam tubuh dalam batas normal.

Kolesterol merupakan senyawa lemak kompleks yang dihasilkan oleh tubuh dengan beragam fungsi.

Baca juga: 8 Tanda Kolesterol Tinggi yang Sering Tak Disadari

Beberapa manfaat kolesterol bagi tubuh, yakni:

  • Membantu membuat hormon seks
  • Memproduksi hormon korteks adrenalin
  • Membantu memproduksi vitamin D
  • Membuat garam empedu yang membantu usus untuk menyerap lemak
  • Pelindung sel
  • Menjaga fungsi otak

Jadi, apabila takarannya pas atau normal, kolesterol adalah lemak yang berperan penting dalam tubuh.

Namun, jika terlalu banyak, kolesterol dalam aliran darah bisa sangat berbahaya bagi tubuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kelebihan kolesterol akan menyebabkan zat tersebut bereaksi dengan zat-zat lain dalam tubuh dan akan mengendap dalam pembuluh darah arteri.

Pada gilirannya, kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah hingga penyumbatan dan pemblokiran aliran darah (arterosklerosis).

Jika suplai darah ke jantung sampai berkurang, sakit atau nyeri dada pun dapat terjadi dan bisa menjurus ke serangan jantung.

Selain penyakit jantung, tingkat kolesterol tinggi juga dapat meningkatkan risiko penyakit stroke dan buruknya sirkulasi darah.

Baca juga: Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Sebabkan Kematian Mendadak?

Jadi, berapa kadar kolesterol normal dalam darah?

Melansir laman resmi Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes RI, kadar kolesterol normal yang baik adalah <200 mg/dL untuk orang dewasa.

Sementara, kadar kolesterol total (gabungan dari jumlah kolesterol baik, kolesterol jahat, dan trigliserida) yang mencapai angka 200-239 mg/dL masuk kategori agak tinggi.

Sedangkan, kadar kolesterol yang mencapai angka >249 mg/dL dapat dikatakan kolesterol tinggi.

National Institute of Health (NIH) Amerika Serikat (AS) juga menganjurkan angka-angka serupa.

Kadar kolesterol darah yang diinginkan, yakni 200 mg/dL atau kurang.

Baca juga: Berapa Kadar Asam Urat Normal dalam Darah?

Sementara, kadar kolesterol darah sedang atau ambang batas tinggi (borderline high) adalah 200-239 mg/dL.

Sedangkan kadar kolesterol tinggi, yakni lebih dari 240 mg/dL.

Angka-angka dari NIH ini diketahui telah digunakan sebagai acuan di berbagai instansi kesehatan di banyak negara.

NIH juga menyimpulkan telah cukup bukti bahwa menurunkan angka kolesterol total dan LDL dengan diet, olahraga, atau obat bisa mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung koroner (PJK).

Kolesterol dapat diproduksi oleh tubuh

Perlu diingat, kolesterol adalah senyawa lemak yang dapat diproduksi oleh berbagai sel dalam tubuh dan sekitar 1/4 kolesterol yang dihasilkan dalam tubuh tersebut diproduksi oleh sel-sel hati.

Melansir Buku Care Your Self: Kolesterol (2008) oleh dr. Sri Nilawati, Sp.OK, dkk., hati dan organ tubuh lainnya dapat menghasilkan 500 mg kolesterol setiap harinya.

Jumlah itu lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Oleh karena itu, kelebihan kolesterol yang berasal dari konsumsi bahan pangan hewani sangat tidak dianjurkan.

Baca juga: Berapa Kadar Gula Darah Normal dalam Tubuh?

Sebagian dari kelebihan kolesterol diolah oleh hati dan untuk sementara disimpan dalam kantong empedu.

Selanjutnya, akan disalurkan melalui usus dan dibuang bersama kotoran.

Sayangnya, kemampuan tubuh untuk membuang kolesterol yang berlebihan sangat terbatas.

Sisa kelebihan tersebut tertimbun dalam pembuluh nadi dan jaringan lain.

Hal inilah yang kemudian akan mengganggu sirkulasi darah dalam tubuh.

Jika ingin mengurangi risiko terkena penyakit jantung, maka penerapa pola makan yang sehat dan seimbang mutlak dilakukan.

Hal ini adalah cara terbaik untuk mencegah risiko utama penyakit jantung, yakni menurunkan kadar kolesterol darah ke tingkat yang normal dan aman.

Baca juga: 9 Tanda Penyakit Jantung Selain Nyeri Dada Sebelah Kiri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

Health
Osteoporosis

Osteoporosis

Penyakit
10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

Health
Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

Health
Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Health
Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Health
Darah Haid Menggumpal

Darah Haid Menggumpal

Penyakit
4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Health
Nyeri Kronis

Nyeri Kronis

Penyakit
Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Health
Rosacea

Rosacea

Penyakit
8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Bradikardia

Bradikardia

Penyakit
10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.