Kompas.com - 12/09/2020, 07:34 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Memiliki wajah awet muda adalah dambaan banyak orang. Ya, tak banyak orang yang ingin terlihat tua meskipun usia bertambah.

Namun, tak hanya usia yang mempengaruhi kesehatan kulit Anda. Apa yang Anda makan ternyata juga punya pengaruh besar untuk menciptakan keriput di wajah.

Baca juga: Ingin Awet Muda, Ini 5 Jenis Makanan Penghambat Penuaan

"Makanan berkualitas rendah, seperti lemak trans, menyebabkan peradangan. Dan penuaan pada dasarnya adalah kondisi peradangan kronis," kata Timothy Harlan, dokter sekaligua asisten profesor di Fakultas Kedokteran Tulane University dikutip dari Web MD.

Melansir pada artikel yang sama, makan terlalu banyak gula dan karbohidrat olahan seperti pasta atau roti dapat menyebabkan kerusakan kolagen kulit.

Padahal, kolagen merupakan senyawa yang membuat kulit kenyal dan melawan kerutan.

Untuk itu, ada beberapa makanan yang sebaiknya Anda hindari jika tidak ingin segera terlihat tua. Apa saja?

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

7 Makanan yang Perlu Dihindari Agar Awet Muda
Apa yang Anda makan berkontribusi besar untuk penuaan yang terjadi. Hindari makanan-makanan ini jika Anda ingin awet muda.
Bagikan artikel ini melalui

1. Kentang goreng

Kentang goreng adalah camilan yang disukai banyak orang. Tapi, merangkum dari Healthline, makanan yang digoreng dengan minyak bersuhu tinggi seperti kentang goreng dapat melepaskan radikal bebas.

Hal ini dapat menyebabkan kerusakan sel pada kulit. Paparan radikal bebas mempercepas proses penuaan dan mempengaruhi molekul DNA dan melemahkan elastisitas kulit.

Selain itu, kentang goreng mengandung tinggi garam. Ini dapat membuat kulit dehidrasi dan lebih rentan terhadap kerutan.

2. Daging olahan

Sesekali mengonsumsi daging olahan seperti hot dog atau pepperoni memang boleh dilakukan. Tapi, sebaiknya jangan sering dilakukan.

Pasalnya, daging olahan dapat berbahaya bagi kulit.

Baca juga: 3 Alasan Rutin Bercinta Bisa Bikin Awet Muda

Daging olahan biasanya tinggi natrium, lemak jenuh, dan sulfit. Kandungan-kandungan tersebut dapat membuat kulit dehidrasi dan melemahkan kolagen.

3. Daging berlemak

Seperti namanya, daging berlemak memiliki kadar lemak tinggi. Sayangnya, jenis daging ini biasanya lebih banyak menyimpan lemak jenuh.

Lemak jenuh sendiri buruk bagi kulit karena dapat menyebabkan peradangan.

4. Margarin

Sebuah penelitian menunjukkan, orang yang tidak mengonsumsi margarin lebih terhindar dari kerusakan kulit dan kerutan dibanding yang melakukannya.

Ini mungkin berhubungan dengan fakte bahwa margarin memiliki kadar minyak terhidrogenasi parsial yang tinggi.

Asam lemak trans ini dapat membuat kulit lebih rentan terhadap iritasi ultraviolet yang dapat merusak kolagen dan elastisitas kulit.

5. Makanan manis dan gula

Gula adalah salah satu biang kerok terkenal dalam masalah kulit seperti jerawat.

Kabar buruknya lagi, gula berkontribusi dalam pembentukan produk akhir glikasi lanjutan (AGEs) yang merusak kolagen.

Baca juga: 7 Tips Mencegah Penuaan Dini

Saat kadar gula dalam tubuh meningkat, proses AGEs juga distimulasi. Bahkan, kondisi yang menyebabkan penuaan ini terjadi lebih cepat dibanding saat kulit terpapar matahari.

Jadi, ada baiknya Anda mengurangi konsumsi gula maupun makanan manis.

6. Soda dan kopi

Soda dan kopi secara tidak langsung juga dapat mempercepat penuaan. Cara keduanya adalah dengan memperburuk kualitas tidur Anda.

Kualitas tidur yang buruk sendiri telah banyak dikaitkan dengan tanda-tanda penuaan seperti lingkar hitam mata, keriput, dan garis-garis halus.

7. Alkohol

Konsumsi alkohol sejak lama telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, tak terkecuali kesehatan kulit.

Pada kulit, alkohol dapat menyebabkan kemerahan, bengkak, hilangnya kolagen, hingga kerutan.

Itu karena alkohol dapat menghabiskan nutrisi, hidrasi, dan kadar vitamin A pada kulit.

Kabar buruknya, hal tersebut dapat berdampak langsung pada kerutan.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Alergi Makanan
Alergi Makanan
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.